Tanya Dokter

  • Penyebab keluar darah dari vagina setelah bersepeda

  •  alvinalutfi
    Anggota
    Dok, saya mau tanya. Saya berumur 19 tahun. Saya suka bersepeda gunung. Saya tidak pernah mengalami kecelakaan apapun seperti terjatuh, tetapi mengapa setiap habis bersepeda agak jauh, dari daerah kewanitaan mengeluarkan darah sedikit dan segar. Dan sekali waktu terjadi paling parah saya mengeluarkan darah saat buang air kecil seperti darah haid (seperti darah bercampur dengan lendir). Apakah itu menyangkut keperawanan atau bagaimana dok? Itu darah apa yah dok? Apa saya masih bisa melanjutkan hobi saya?

    Hai alvinalutfi,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Saat bersepeda, organ reproduksi wanita bisa mengalami iritasi akibat gesekan yang berlebihan dengan saddle sepeda. Kondisi ini bisa menjadi lebih parah apabila Anda mengendarai sepeda tersebut di landasan yang terjal dan tidak rata, termasuk saat naik gunung. Kondisi inilah yang mungkin menyebabkan perdarahan yang Anda alami.

    Dalam dunia medis sendiri, keperawanan tidak diartikan sebagai kondisi anatomis tertentu, sebagaimana kerap disalahartikan oleh masyarakat awam, yakni berkaitan dengan utuh atau tidaknya selaput dara (hymen). Keperawanan lebih tepat diartikan sebagai seseorang yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Namun, jika yang Anda maksud adalah "Apakah perdarahan yang Anda alami berkaitan dengan robekan selaput dara?", maka jawabnya adalah mungkin iya, mungkin juga tidak.

    Perdarahan yang Anda alami juga saat buang air kecil (hematuria) bisa juga disebabkan oleh iritasi organ reproduksi sebagaimana dijelaskan di atas, atau bisa juga karena sebab lain, misalnya karena degradasi otot akibat aktifitas olahraga yang terlalu berat, infeksi, batu saluran kemih, hingga keganasan.

    Untuk membuktikannya, diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan colok dubur untuk menginspeksi organ reproduksi secara tidak langsung. Atau, bisa juga dokter melakukan pemeriksaan lainnya, seperti tes urin atau USG.

    Bersepeda gunung bagi wanita bukan merupakan hobi yang dilarang. Namun, Anda perlu menyiasatinya agar tidak sampai menyebabkan gangguan pada kesehatan tubuh Anda. Salah satu cara bisa dengan memilih bantalan saddle yang ergonomis untuk wanita. Selain itu, lebih selektif juga dalam memilih area bersepeda, sebaiknya hindari pemilihan lahan yang terlalu terjal dan tidak rata. Untuk hal ini, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kedokteran olahraga ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah