Tanya Dokter

  • Pengobatan kista ovarium

  •  Maria Ulpah
    Anggota
    dok saypka punya kista 3,5cm msi bisa pke obt gak dok untk menghilangkn, y

    Haloo Maria,

    Apakah kista yang Anda maksud merupakan kista ovarium (kista indung telur) ?

    Kista ovarium merupakan suatu kondisi dimana terdapat pertumbuhan kantong yang berisi cairan di dalam indung telur. Ada banyak jenis kista ovarium, mulai dari yang jinak hingga yang bersifat keganasan. Salah satu yang sering dijumpai adalah kista fungsional yang pembentukannya biasanya berada dalam siklus normal menstruasi. Salah satu contoh kista fungsional adalah kista folikel yang pembentukannya terjadi karena kegagalan proses ovulasi, yang selanjutnya cairan dalam folikel telur tidak diserap kembali sehingga kemudian menjadi sebuah kista.

    Kista ovarium seringkali tidak bergejala. Pada beberapa kondisi  dapat timbul gejala atau ketika dimana kista berukuran besar sehingga menyebabkan indung telur terpluntir. Gejala-gejalanya seperti nyeri perut bagian bawah/panggul, sering kencing akibat tekanan kista pada kandung kemih, sering ingin BAB, nyeri saat berhubungan seksual bila penetrasi dalam, interval menstruasi memanjang atau siklus tidak beraturan.

    Tidak jarang kista ovarium tidak memerlukan pengobatan, karena pada banyak kasus  kista dapat menghilang dengan sendirinya. Pengobatan dengan obat-obatan untuk kista ovarium umumnya ditujukan untuk meringankan rasa nyeri yang ada dan pil KB yang diperuntukkan untuk mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) sehingga diharapkan tidak ada kista lain yang tumbuh. Pil KB ini dilaporkan bukanlah untuk memperkecil ukuran atau menghilangkan kista yang sudah ada. Tergantung dari kondisi si penderita, bisa juga dokter menyarankan untuk segera mengambil tindakan operasi pengangkatan kista.

    Lebih lanjutnya untuk memperoleh informasi yang tepat mengenai kista yang Anda alami serta saran pengobatan terbaik, hendaknya Anda langsung berkonsultasi  langsung dengan Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan (Sp.OG) yang menangani Anda.

    Demikian semoga membantu.

    Terima kasih