Tanya Dokter

  • Sakit kepala seperti ditusuk-tusuk jarum

  •  Dhiyanita
    Anggota
    Selamat sore dok, saya dhiyanita Saya punya mmh umurnya sekitar 52 thn. Mamah saya mengeluh sakit kepala seperti ditusuk jarum sejak seminggu yang lalu, disertai meriang. Meriangnya d rasakan dari jam 12 ke atas.disertai merah pada tangan. Tensinya 100/80. Sudah minum obat paracetamol tpi tak kunjung reda. Apa ya dok diahnosa penyakitnya ?? Dan apa solusinya ?

    Hai,

    Sakit kepala bisa disebabkan oleh:

    • Kurang tidur
    • Dehidrasi
    • Kurang gula darah
    • Stres / kelelahan fisik
    • Kurang darah / anemia
    • Serangan darah rendah
    • Efek kafein, nikotin, alkohol
    • Terlalu banyak mengonsumsi MSG
    • Sakit kepala tegang
    • Migrain
    • Sinusitis
    • Radang selaput otak
    • Stroke
    • Tumor otak

    Terdapat banyak sekali penyebab sakit kepala; banyak di antaranya yang berkaitan dengan gaya hidup tak sehat ketimbang penyakit. Gaya hidup tak sehat yang dimaksud misalnya kurang tidur, kurang minum, telat makan dan sebagainya. Perbaikan gaya hidup umumnya akan memperbaiki sakit kepala demikian.

    Pada usia lanjut, sakit kepala bisa jadi menandakan penyakit yang lebih serius seperti gangguan fungsi organ dalam (mis. ginjal, jantung, paru-paru dan hati). Infeksi pada usia lanjut bisa tidak menunjukkan gejala demam dan mungkin hanya menunjukkan gejala sakit kepala, berkurangnya nafsu makan atau lemas. Infeksi demikian bisa berbahaya apabila tidak dikenali dan ditangani secara dini.

    Untuk memastikan penyebab keluhan tersebut, diperlukan pemeriksaan lagnsung oleh Dokter / Ahli Penyakit Dalam (Sp. PD). Mungkin diperlukan pemeriksaan darah, air seni, rekam jantung dan foto Roentgen untuk menunjang diagnosis. Setelah penyebabnya jelas, barulah penanganan yang tepat bisa diberikan. Sementara waktu, anjurkan dirinya untuk beristirahat cukup setiap hari, menghindari paparan asap rokok, stres dan kelelahan fisik. Mengonsumsi cukup air setiap hari serta makan banyak buah dan sayuran. Nyeri kepala yang tidak kunjung reda setelah mengonsumsi paracetamol mungkin menandakan penyebab sakit kepala yang lebih serius, misalnya infeksi dan gangguan fungsi organ dalam.

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma