Tanya Dokter

  • Bayi lahir prematur dan jarang menangis

  • dok saya mau tanya. anak saya kan lahir premature. 33minggu sudah lahir. dia jarang nangis dok. nangisny tu cuma mau netek dan habis beol doank. dulu waktu d suntik jg gak nangis. tapi setelah mau d cabut baru nangis. itu pun cuma sebentar dok. alhamdulillah kemaren habis inunisasi tumbuh kembang anak saya juga baik dan BB sesuai dg target. kalo soal jarang nangis pada bayi tu wajar pa tidak dok pada bayi

    Hai, Bayi yang lahir prematur memang akan memperlihatkan sedikit keterlambatan perkembangan dibandingkan bayi yang lahir normal. Adapun keterlambatan ini nantinya akan berangsur-angsur menghilang melalui tumbuh-kejar bayi-bayi yang mendapatkan asupan nutrisi dan perawatan yang baik. Tanda-tanda asupan nutrisi dan perawatan yang baik adalah kenaikan berat badan dan pencapaian kemampuan minimal (misalnya menoleh, tersenyum, dan sebagainya). (baca juga: Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) Bayi yang sulit menangis kemungkinan menandakan suatu masalah seperti infeksi berat, dehidrasi berat, gangguan hormonal dan kelainan susunan otak dan tulang belakang. Namun, pada kesemua kondisi ini, bayi betul-betul sulit menangis / merintih pelan meskipun telah diberi rangsangan kuat seperti nyeri tertusuk jarum. Bayi-bayi yang terkena kondisi ini umumnya juga memiliki masalah tumbuh kembang seperti berat badan sulit naik dan keterlambatan dalam menguasai keterampilan minimal. Pada saat mengandung bayi-bayi yang prematur atau mengalami keterlambatan juga biasanya diwarnai dengan peristiwa tertentu seperti: infeksi TORCH (Toksoplasma - Rubella /campak - Cytomegalovirus - Herpes), pemakaian obat-obatan tertentu, penyulit kehamilan dan sebagainya. Apabila Anda ragu dengan penilaian skoring Kuesioner Pra Skrining Perkembangan anak Anda, Anda dapat berkonsultasi ke Dokter Anda atau mengunjungi klinik Tumbuh Kembang Anak yang terdekat. Anak Anda kemungkinan akan menjalani pemeriksaan fisik umum, tes bermain (tergantung usia anak) dan pemeriksaan darah / USG bila dirasa perlu. Untuk sementara waktu, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut:

    • Berikan ASI Eksklusif 6 bulan (yaitu hanya ASI saja yang diberikan pada bayi) - ASI Eksklusif mengandung zat-zat gizi yang sangat penting untuk pertumbuhan bayi, terutama bayi prematur
    • Berikan vaksinasi lengkap pada anak Anda sesuai jadwal atau sesuai anjuran Dokter. Prematuritas bukanlah alasan untuk tidak memvaksinasi anak.
    • Pantau selalu pertumbuhan anak dengan secara rutin menimbang anak dan membuat catatan / menyimpan dan mengisi buku tumbuh kembang anak secara lengkap. Perkembangan anak Anda dapat dipantau menggunakan Kuesioner Skrining Pra Perkembangan. Konsultasikanlah hasil Kuesioner Anda pada Dokter bila anak Anda mengalami keterlambatan.
    • Untuk menjaga kualitas ASI, Ibu harus juga memakan makanan-makanan yang bergizi dan tidak melakukan diet yang berlebihan semata-mata demi menurunkan berat badan. Baca juga: Makanan untuk Ibu Menyusui
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma