Tanya Dokter

  • Kapan harus dilakukan kuretase?

  •  bunda ica
    Anggota

    SIANG DOKTER, Saya mau bertanya, tentang kuret.Kapan harus dilakukan kuret dan kapan kuret tidak boleh dilaksanakan? Lalu setelah kuret larangan apa yang harus dijaga dok. Terimaksih

    bunda ica  Tim Alodokter
    Dokter

    Hi, Kuret adalah nama alat medis untuk operasi bagian rahim dengan tindakan yang dinamakan kuretase. Indikasi untuk melakukan kuretase adalah:

    • mengeluarkan sisa janin saat keguguran
    • mengeluarkan sisa plasenta setelah melahirkan
    • ada sel endometrial yang tidak normal pada rahim (bisa indikasi kanker rahim, bisa juga karena pertumbuhan yang berlebih)
    • perdarahan yang tidak normal saat masa subur atau menopause
    • langkah diagnosa dengan pengambilan jaringan dinding rahim
    • pengobatan (pengangkatan polip atau fibroid rahim)
    Kontraindikasi (larangan) untuk melakukan kuretase:
    • infeksi panggul akut
    • gangguan pembekuan darah atau konsumsi obat yang mengganggu pembekuan darah
    • hamil (bila pengangkatan janin bukan tujuan kuretase)
    • ukuran uterus lebih dari 14 minggu
    • kemungkinan janin bertahan hidup
    Indikasi dan kontraindikasi menjadi panduan untuk melakukan kuretase. Keputusan untuk tindakan dikembalikan dengan kondisi pasien. Bila keuntungan yang didapat melebihi risikonya, kuretase mungkin diambil sebagai pilihan tindakan. Konsultasikan dengan dokter kandungan anda sebelum melakukan kuretase. Tidak ada larangan khusus setelah melakukan proses kuretase, tetapi yang harus menjadi perhatian adalah pasien mungkin mengalami hal berikut:
    • perdarahan vagina selama 1-2 minggu setelah tindakan, disarankan menggunakan pembalut
    • mual dan kram perut selama beberapa hari, hubungi dokter bila berkepanjangan
    • perdarahan berkepanjangan dan infeksi rahim, sebaiknya segera menghubungi dokter bila ada tanda-tanda ini
    Semoga membantu, dr. Dennis Jacobus