Tanya Dokter

  • Tanda-tanda kehamilan

  •  iko02
    Anggota
    Dapat ditinjau berapa lama dok si cewek hamil atau tidak setelah berhubungan?lalu cirinya bagaimana?

    Hai iko02,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Setelah masuk ke dalam vagina, sperma bisa memerlukan waktu 1 hingga 3 hari untuk kemudian membuahi sel telur. Selanjutnya, jika terjadi pembuahan, hasil pembuahan akan melakukan pembelahan sambil tertanam di dinding rahim beberapa waktu setelahnya.

    Berbagai tanda kehamilan, misalnya pusing, mual, payudara menjadi lebih sensitif, mood swing, sering buang air kecil, sulit buang air besar, terlambat menstruasi, dan sebagainya umumnya baru akan tampak setelah terjadi peningkatan kadar hormon beta hCG yang cukup signifikan. Hormon ini diproduksi oleh plasenta (ari-ari) dari janin yang sudah berkembangan. Perkembangan plasenta ini paling pesat sesungguhnya pada usia kehamilan 12 hingga 20 minggu. Namun, tanda-tanda kehamilan bisa mulai tampak sejak usia kandungan 4 minggu ke atas pada wanita yang sensitif. 

    Akan tetapi, mengingat kemunculan tanda-tanda di atas bisa juga terjadi selain karena hamil, maka untuk menentukan hamil atau tidak, diperlukan pemeriksaan yang lebih obyektif, misalnya dengan melakukan testpack. Pada pemeriksaan testpack, jika menggunakan alat bersensitifitas tinggi, kehamilan bisa terdeteksi bahkan sejak 1 minggu setelah hubungan seksual dilakukan. Namun, menurut beberapa literatur, hasil testpack akan lebih akurat jika dilakukan setidaknya 1 minggu setelah terlambat menstruasi. 

    Selain testpack, menentukan apakah wanita hamil atau tidak bisa juga dilakukan dengan pemeriksaan USG langsung oleh dokter spesialis kandungan. Pada pemeriksaan ini, dokter bisa melihat kantung kehamilan atau rangka janin jika benar seorang wanita tersebut hamil. Pemeriksaan ini pun sebaiknya dilakukan setelah wanita mengalami keterlambatan menstruasi untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.

    Sekian penjelasan dari kami. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kandungan ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah