Tanya Dokter

  • lensa kontak aman buat penderita minus dan silindris?

  •  Nur Yahya
    Anggota

    pagi dok, mau nanya nih. lensa kontak aman gak sih dok buat saya penderita minus 4 silindris 1?. saya pengen pakai lensa kontak tapi takut mngkin bagi saya yg mennya udh tinggi aplg dtmbh dgn silindris nnti bisa bahaya gak. saya berkeinginan utk pakai lenskntk krna kalau pakai kacamata kan kulit hidung tertindih dgn kcmt tsb, dan kulit saya it agk sensitiv dok klau trtndih dgn suatu bnda, jga sy punya riwayat pnykit vitilgo, akbtnya kulit yg tertindih itu bisa memutih kalau kcmta dipakai terus. saya pernah coba gk pkai kcmata slma 3mnggu  dan kulit it kmbli normal jd sy bpkir apa bisa utk sy pakai lenskntak aja? mohon sarannya dok. terima kasih sebelumnya :)

    Halo, Penggunaan lensa kontak cenderung aman asalkan perawatannya dilakukan dengan tepat. Jika Anda belum pernah menggunakan lensa kontak sebelumnya, akan terasa seperti ada benda asing yang mengganjal pada mata, namun hal tersebut baik baik saja selama Anda tidak memiliki alergi terhadap komposisi lensa kontak yang Anda kenakan. Untuk mengetahui ukuran lensa kontak yang Anda gunakan, Anda dapat memeriksakan mata Anda secara langsung dengan alat khusus yang biasanya ada di optik. Anda dapat berkonsultasi dengan refraksioner (petugas yang memeriksa mata Anda) mengenai hal tersebut. Pilihan lainnya adalah dengan langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. Panduan perawatan lensa kontak antara lain :

    • Cuci tangan dan keringkan sebelum menyentuh/memasang dan melepas lensa kontak
    • Jangan kenakan lensa kontak saat tidur, berenang, mandi, dan hindari paparan panas berlebih pada lensa kontak (misalnya uap panas)
    • Gunakan cairan pembersih khusus dan tempat khusus untuk merendam lensa kontak (cairan ini bisa dibeli di optik)
    • Ganti cairan perendam dan bersihkan tempat lensa kontak secara berkala
    • Hindari memakai lensa kontak dan cairan pembersih yang sudah kedaluarsa
    Info lengkap dapat dibaca di bawah ini : Lensa kontak   Salam, dr.Debby Phanggestu

    Nur Yahya  Nur Yahya
    Anggota

    makasih masukannya dok.