Tanya Dokter

  • Leukemia myeolid kroniks

  •  Ady Immon
    Anggota

    Selamat siang dokter

    saya pasien yg mengidap CML, yg udah mnjalani pengobatan slama 1,5 tahun, tapi akhir2 ini hasil lab darah saya mnunjukan lekosit yg rendah dan kadang trombosit yg banyak,, apakah sebabnya itu dok,? saya mlakukan pengobatan dengan 200mg glivec/ hari, terus apakah ada alternatif lain biar CML saya bisa sembuh,?

    Ady Immon  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Imron, CML / Chronic myelositic leukemia (leukemia mielositik kronik) adalah suatu jenis leukemia/kanker darah yang mencangkup 20% dari seluruh leukimia pada dewasa. Secara alamiah penyakit ini akan mengalami 3 fase :

    • Fase kronik awal dimana pada fase ini proses penyakit dapat dikontrol dengan baik dan mudah
    • Fase akselerasi / percepatan / tidak stabil
    • Fase krisis blas yang agresif dan seringkali fatal
    Target terapi pada CML adalah :
    • terjadinya remisi (reda) hematologik (yakni hitung sel darah lengkap yang normal dan pemeriksaan fisik normal (misal tidak ada pembesaran hati atau limpa)
    • remisi sitogenik
    • remisi molekuler
    Intinya, jika hasil lab darah anda mulai sering menunjukkan hasil yang tidak stabil, maka sebaiknya anda diskusikan hal tersebut dengan dokter penyakit dalam ahli hemato-onkologi anda. Akan tetapi tanda yang buruk biasanya berupa peningkatan leukosit, peningkatan blas (sel darah muda) dan penurunan trombosit dan Hb. Gleevec / imatinib merupakan terapi standar dan terpilih untuk CML dan saat ini merupakan obat pilihan terbaik dengan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan agen lainnya untuk saat ini. Akan tetapi obat-obatan seperti ini, termasuk juga terapi dengan interferon (yang dahulu merupakan pilihan utama sebelum ada imatinib) tidaklah menyembuhkan tetapi hanya membuat reda / remisi dan mempertahankannya selama mungkin. BMT / transplantasi sumsum tulang atau transplantasi stem cell merupakan satu-satunya cara yang terbukti dapat menyembuhkan (proven cure)  untuk CML. Akan tetapi tidak bisa menjanjikan kesembuhan sampai 100%, angka keberhasilan berkisar pada 70%. Tindakan ini juga memiliki keterbatasan tertentu seperti : idealnya dilakukan pada fase kronik, harus ada kecocokan donor, usia tidak boleh terlalu tua, dilakukan pada pasien yang tidak mencapai remisi / reda dengan imatinib/ resisten terhadap imatinib dan gagal dengan obat-obatan lainnya (misal: penghambat tirosin kinase seperti dasatinib) dan tentunya BMT sendiri tidak terbebas dari efek samping / komplikasi yang dapat muncul seperti infeksi dan Graft versus host disease (penolakan tubuh atas transplantasi tersebut) Konsultasikan hal tersebut lebih lanjut dengan dokter anda kelainan darah kanker darah demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.