Tanya Dokter

  • Penanganan luka jahitan yang terbuka

  • Malam dok, Setelah 5 hari habis melahirkan luka jahitan diluar terbuka dan ternyata dokter mengiris bukan lurus ke bawah arah anus tp iris menyamping sebelah kiri. Akhirnya saya ke dokter SpOg dan dokter hanya menyuruh kompres dengan rivanol dan memberikan cefixime 200mg. Pertanyaan saya dok mengapa sekarang kebanyakan dokter menambah jalan dgn mengiris kesamping bukan lurus kebawah? Ini disengaja atau hanya karena ketidak sengajaan dr sih dokter dan mengapa luka jahitan terbuka dokter tdk mengambil tindakan menjahit ulang? Apakah hanya dengan mengompres rivanol jahitan terbuka bisa dengan sendirinya menutup atau kembali seperti semula? Mohon bantuannya dan Terima kasih sebelumnya.

    Halo Febryana Sampouw, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Pemotongan perineum saat melahirkan atau yang disebut dengan episiotomi memang dapat dilakukan dalam posisi lurus ke arah anus ataupun menyamping. Saat ini episiotomi dengan potongan menyamping lebih dianjurkan karena episiotomi dengna posisi lurus ke arah anus dapat meningkatkan risiko terjadinya sobekan ke arah otot-otot di anus, yang nantinya dapat mengganggu kontraksi anus (menyebabkan otot anus menjadi tidak kuat dan terjadi gangguan menahan BAB) serta dapat menyebabkan munculnya fistula atau lubang antara vagina dengan anus.

     

    Jahitan perineum yang terbuka kembali biasanya terjadi karena infeksi pada luka, atau terjadi regangan berlebihan pada luka (misalnya karena terlalu banyak bergerak, mengedan terlalu kuat, atau pembengkakkan yang terjadi terlalu besar). Penjahitan ulang kadang tidak dapat dilakukan apabila masih terdapat infeksi pada luka atau luka masih sangat meradang karena biasanya jahitan akan terbuka lagi bila dilakukan penjahitan pada kondisi tersebut. Dengan melakukan perawatan luka yang baik, biasanya luka dapat menyembuh dan menutup sendiri, meskipun penyembuhan luka dapat terjadi lebih lama dan secara estetik kulit tidak akan tertutup dan menyatu dengan sempurna.

    Bila memang terjadi gangguan fungsi, misalnya tejadi nyeri terus menerus, atau nyeri saat melakukan hubungan seksual, dapat dilakukan pemotongan kembali dan penjahitan ulang setelah luka menyembuh dan peradangan sudah hilang, yang biasanya akan terjadi dalam 4-6 bulan.

     

    Sebaiknya anda diskusikan kembali masalah ini dengan dokter kandungan yang merawat anda untuk mengetahui tata laksana yang terbaik untuk kasus anda, karena setiap kasus robekan pada perineum bisa berbeda-beda, dan dokter anda yang lebih mengetahui kondisi sobekan pada perineum anda.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia