Tanya Dokter

  • Luka Memar pada Lutut tak Kunjung Hilang

  •  Gisa
    Anggota

    Dear Alodokter..

    Dok sebulan yang lalu ayah saya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan memar pada lutut akibat benturan dengan benda keras. Sampai saat ini, saat berjalan luka memar sudah tidak terasa sakit, akan tetapi bekas memar tidak kunjung hilang. Memar berbentuk benjolan sebesar kepalan tangan anak dan terasa lunak bila ditekan. Pada bagian tengah memar mati rasa jika ditekan dan warna pada bagian pinggir benjolan menghitam. Ada saat tertentu dimana benjolan ini terasa lebih hangat daripada bagian kulit sekitarnya.

    Bagaimana cara untuk menghilangkan bekas memar ini?

    Halo Gisa, terima kasih atas pertanyaannya. Memar atau hematoma merupakan suatu kondisi dimana terjadi penumpukan darah di luar pembuluh darah. Hematoma  disebabkan oleh adanya kerusakan pada jaringan tubuh yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Hematoma dapat terjadi dimana saja di dalam tubuh kita, memar yang terlihat pada kulit kita menandakan bahwa terjadi pecahnya pembuluh darah diarea bawah kulit tersebut. Memar pada normalnya akan membaik seiring terjadinya penyembuhan pada kerusakan jaringan tersebut. Penyembuhan biasanya memakan waktu seminggu hingga dua minggu bergantung dari sejauh apa dan sebesar apa kerusakan yang terjadi. 

    Benjolan yang menetap selama sebulan mungkin bisa menandakan bahwa masih terjadi kerusakan pada jaringan pada bagian tubuh tersebut. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya :

    • patah tulang
    • dislokasi / pergeseran sendi
    • robekan otot sendi 
    • kelainan pembekuan darah
    • infeksi
    • kelainan pembuluh darah, misal aneurisma pembuluh darah
    • pengaruh obat-obatan pengencer darah

    Memar yang menetap selama sebulan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter terdekat. Kemungkinan terjadinya patah tulang harus dipikirkan. Oleh karena itu mungkin dokter akan melakukan pemeriksaan darah hingga pemeriksaan x-ray untuk menentukan penyebab dari masalah yang Anda alami. 

    Semoga bermanfaat,

    dr. Anissa