Tanya Dokter

  • Penentuan masa subur yang tepat

  •  eviyulia
    Anggota
    Sore dokter..saya kurang paham dengan perhitungan masa subur setelah haid..jadi semisal ny tgl 3 ini saya mengalami hari pertama haid sampai tgl 7 berhenti..kira" di tgl berapa masa subur saya untuk di buahi dokter??

    Hai eviyulia,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Sebelum menentukan masa subur, sebaiknya Anda memahami dulu konsep masa subur itu sendiri.

    Masa subur adalah waktu yang paling memungkinkan untuk terjadinya pembuahan antara sel telur oleh sel sperma. Masa subur terjadi di sekitar (+/- 3 hari) ovulasi, atau pemecahan sel telur. 

    Pada orang dengan siklus menstruasi yang teratur (antara 21 hingga 35 hari), ovulasi terjadi pada 14 hari sebelum hari prakiraan menstruasi berikutnya. Jadi, misalkan menstruasi Anda selama ini selalu teratur 28 hari, dan menstruasi terakhir Anda terjadi pada tanggal 3 November 2017, maka perhitungan masa suburnya adalah sebagai berikut:

    Prakiraan tanggal menstruasi berikutnya = 3 Nov + 28 = 1 Des
    Prakiraan tanggal ovulasi = 1 Des - 14 = 17 Nov
    Hari awal masa subur = 17 Nov -3 = 14 Nov
    Hari akhir masa subur = 17 Nov + 3 = 20 Nov

    Jadi, jika menilik dari cara perhitungan di atas, maka prakiraan masa subur Anda jatuh antara tanggal 14 hingga 20 November 2017. Namun, cara perhitungan di atas tidak bisa Anda terapkan apabila siklus menstruasi Anda tidak beraturan, terlebih jika jarak antar siklusnya tidak normal (kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari). Untuk itu, Anda bisa mencoba menghitung masa subur Anda dengan cara sebagaimana disebutkan dalam artikel berikut.

    Di samping dengan metode kalender, masa subur bisa juga Anda tentukan dengan cara lain, yakni:

    • Mengitung suhu tubuh basal
    • Mengamati lendir serviks

    Untuk membentu meningkatkan potensi kehamilan, disarankan bagi Anda dan pasangan untuk melakukan hubungan seksual secara teratur setiap 2 hingga 3 hari sekali terutama pada masa subur.

    Sekian penjelasan dari kami. Untuk lebih lengkapnya, silakan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah