Tanya Dokter

  • Konsumsi vitamin E untuk promil

  • Siang dok.! Saya pernah ke dokter konsultasi agar cepat hamilan . .trus saya disuruh beli obat natur e 100iu. Saya sudah minum obat 1bln tp blum ada hasilnya. Apa saya harus beli lagi atau gmn???

    Hai Iroh,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Konsumsi suplemen vitamin E memang kerap disarankan untuk membantu mempermudah perencanaan kehamilan. Namun, upaya ini perlu juga ditunjang dengan pola hidup yang sehat dan pola hubungan seksual tertentu. Konsumsi suplemen dalam jangka panjang tidak disarankan untuk dilakukan tanpa pengawasan dokter. Sebaiknya, Anda dahulukan mengkonsumsi vitamin E dari sumber alami, seperti sayur dan buah-buahan.

    Ada banyak kemungkinan penyebab pasangan sulit memiliki momongan, di antaranya:

    • Frekuensi hubungan seksual yang tidak teratur
    • Gangguan kesuburan pria, misalnya karena diabetes, hiperprolaktinemia, merokok, varikokel, torsio testis
    • Gangguan kesuburan wanita, misalnya karena hiperprolaktinemia, kista ovarium, hipertiroidisme, dan sebagainya

    Sebaiknya, Anda berdua memeriksakan diri dulu ke dokter spesialis kandungan untuk dinilai adakah potensi gangguan kesuburan pada diri Anda ataupun pasangan. Jika ada, maka dokter akan melakukan penanganan yang sesuai untuk mengatasinya.

    Selain itu, untuk membantu mengusahakan kehamilan, berikut tips yang bisa Anda dan pasangan lakukan:

    • Pelajari masa subur Anda
    • Lakukan hubungan seksual secara teratur setiap 2 hingga 3 hari sekali
    • Tidak ada metode hubungan seksual yang terbukti efektif 100% dapat menghasilkan kehamilan. Namun, menurut beberapa literatur, posisi hubungan seksual dengan wanita di bawah (man on top) bisa membantu meningkatkan potensi hamil.
    • Lakukan gaya hidup yang sehat, yakni istirahat teratur, rutin berolahraga, hindari rokok dan alkohol, jangan stres, dan perbanyak makan makanan bergizi (terutama yang banyak mengandung asam folat dan vitamin E)

    Jika semua langkah di atas belum juga berhasil, Anda berdua bisa berkonsultasi kembali ke dokter spesialis kandungan untuk mendiskusikan alternatif metode perencanaan kehamilan (misalnya bayi tabung, inseminasi buatan, dan sebagainya).

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah