Tanya Dokter

  • Masalah wajah remaja

  • Halo dok. Dok saya mau bertanya nih tentang kulit :) Saya remaja usia 20thn saya perawatan di skincare udah dari umur 19thn kurang sebelumnya saya di tangani oleh dokter yang awalnya memang tahu tentang kulit saya dan saya cocok perawatan sama dia tapi setelah dia udah gk peraktek di skincare itu saya di tangani oleh dokter yang lain tapi muka saya malah balik lagi ke awal semenjak di facial awal"nya saya cuma peeling aja dok tapi setelah di suruh facial muka jadi banyak jerawat kecil"nya,

    Mytha Cllarra Riiviia  Mahdar Fajari
    Anggota

    ba mytha, saya mau bertanya kondisi kulit anda bagaimana, biasanya kalau wanita itu rentan terhadap iritasi atau alergi jika tidak cocok dengan perawatan kulit yang tdk sesuai, saya sangat mengerti akan kebutuhan wanita tentang perawatan kulit. tapi mba harus  lebih mengerti apa saja penunjang terhadap kulit, resiko perawatan kulit dengan bahan kimia yang secara terus menerus, kalau mba berkenan saya bisa membantu mba solusi yang tepat menangani masalah kulit anda secara alami tanpa ribet. salam kenal sy mahdar fajari terima kasih

    Mytha Cllarra Riiviia  misya_mcr
    Anggota

    Kulit muka saya cenderung berminya /kombinasilah, ya itukan karna dokter saya udh gak di skincare itu jadi saya juga harus ganti dokter mau gak mau ? ok salam kenal jga mas :)

    Mytha Cllarra Riiviia  misya_mcr
    Anggota

    Kulit muka saya cenderung berminya /kombinasilah, ya itukan karna dokter saya udh gak di skincare itu jadi saya juga harus ganti dokter mau gak mau ? ok salam kenal jga mas :)

    Mytha Cllarra Riiviia  misya_mcr
    Anggota

    Kulit muka saya cenderung berminya /kombinasilah, ya itukan karna dokter saya udh gak di skincare itu jadi saya juga harus ganti dokter mau gak mau ? ok salam kenal jga mas :)

    Hai, Jerawat terjadi sebagai akibat sumbatan pori-pori kelenjar minyak dan infeksi oleh bakteri penyebab jerawat, P. acne. Saat remaja atau sesuai siklus haid, terjadi perubahan kadar hormon yang memicu produksi kelenjar minyak berlebih. Akibatnya, kelenjar ini menjadi rentan tersumbat dan akhirnya terbentuk jerawat. Jerawat yang masih terus bertumbuh belum tentu karena pengobatan yang berbeda. Mungkin terdapat faktor dalam diri Anda yang membuat jerawat tersebut bertahan, misalnya memencet jerawat, terlalu sering mencuci muka, dsb. Apabila Anda yakin tidak melakukan berbagai kebiasaan tersebut, Anda dapat mencari second opinion dari Dokter lain yang mungkin lebih cocok untuk perawatan kulit wajah Anda. Artikel ini mungkin membantu: Mitos membersihkan jerawat Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    Mytha Cllarra Riiviia  misya_mcr
    Anggota

    Thank you for answer my question dok ? Iya saya memang masih belum bisa ngatur pola makan yang sehat apa lagi coklat?sama yang pedes"? terus kalo soal cuci muka kalo habis pergi" tuh pulangnya langsung cuci muka apa itu ngaruh ya dok? Facialkan di skincarekan juga di pencet" dok apa itu berpengaruh juga soalnya dokter muka saya nyaranin buat facial 2 minggu 1x dok. Answer lagi ya dok ??? thank's

    Hai, Terlalu sering mencuci muka dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kering. Sebetulnya, kelenjar minyak kulit berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit. Sabun cuci muka menghilangkan lapisan minyak ini, dan akibatnya kelenjar minyak "terpaksa" memproduksi lebih banyak minyak untuk mengganti "kehilangan" minyak ini. Dengan peningkatan produksi minyak, kelenjar ini pun semakin rentan mengalami sumbatan, yang bisa berujung pada timbulnya jerawat kembali. Tindakan facial yang bersih dan benar bertujuan untuk "membuka" sumbatan kelenjar minyak. Namun, apabila dikerjakan secara tak bersih, hal ini justru membawa kuman dari tangan ke wajah, yang berisiko menimbulkan infeksi tambahan (selain jerawat) dan menimbulkan bekas parut (scar) yang sulit hilang. Bila Anda merasa kurang nyaman dengan teknik perawatan tersebut, Anda dapat berkonsultasi mengenai teknik penanganan lain yang mungkin tersedia di klinik kecantikan Anda seperti pemakaian obat-obat minum, antibiotik oles, chemical peeling, dan terapi fotodinamik (penyinaran). Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

  • Apakah informasi ini bermanfaat untuk anda? Iya atau Tidak

    Terima kasih atas masukan anda.