Tanya Dokter

  • Sakit perut bawah dan vagina saat hamil

  •  Naila Dzaki
    Anggota
    ass doc saya sedang hamil 5 bulan dan ini kehamilan ke tiga saya tidak seperti hamil sebelumnya doc, akhir" ini sering sakit nyeri menusuk pada bagian bawah perut dan alat kelmin terkadang disertai sakit pinggang, dan kemudian keluar lendir kental putih bening tp tdk disertai darah,begitu sering terjadi..pokoknya proses pengelyaran lendir itu uang menyebabkan saya merasa sakit... apa itu y doc maksih.. di tunggu jawabanya.

    Halo Naila,

    Mengalami sakit perut dan pada vagina merupakan keluhan yang bisa saja merupakan keluhan normal pada wanita hamil atau merupakan gejala dari suatu kondisi kesehatan lainnya. Sakit perut pada wanita hamil normalnya disebabkan oleh:

    • ukuran rahim yang membesar menyebabkan tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah
    • ligamen / jaringan ikat pada dasar panggul mengalami peregangan akibat rahim yang membesar
    • adanya gas berlebihan dalam perut karena efek hormon progesteron yang menyebabkan saluran pencernaan bekerja lebih lambat sehingga terjadi penumpukan gas. Hal ini dapat menyebabkan nyeri perut bagian bawah

    Namun, sakit perut bagian bawah juga dapat disebabkan oleh oleh infeksi kandung kemih dan konstipasi.

    Di sisi lain, nyeri pada vagina dapat disebabkan oleh:

    • perubahan hormon yang menyebabkan vagina menjadi lebih kering sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman pada vagina
    • infeksi pada vagina

    Anda dapat mencoba saran berikut ini:

    • istirahat yang cukup
    • hindari melakukan aktivitas berlebihan
    • hindari melakukan gerakan tiba-tiba
    • mandi air hangat atau melakukan kompres air hangat dapat membantu meredakan nyeri
    • hindari konsumsi makanan pedas, makanan berlemak, makanan asam untuk mencegah produksi gas

    Jika keluhan sakit ini tidak kunjung membaik atau bahkan bertambah buruk disertai dengan perubahan carian keputihan, silakan Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan Anda agar dokter dapat memeriksa Anda untuk mencari penyebabnya dan menentukan penanganan selanjutnya.

    Semoga membantu.

    Dr. Aloisia