Tanya Dokter

  • Mata bisa melihat gelembung udara

  • Alo Dokter

    Saya mau menanyakan mengenai kondisi mata saya :

    kadang2 saya dpt melihat gelembung2 kecil menururt saya itu adalah oksigen/udara yang biasa dihirup. kadang saya dapat melihat gelembung udara tsb bersih atau bercampur dengan debu. Kalau hal itu terjadi saya dpt tahu bahwa tempat tersebut mengandung banyak oksigen,atau oksigen tsb bersih atau berdebu. kejadian ini terjadi beberapa kali, saya tidak tau kenapa hal ini bs terjadi? apakah ada masalah dengan penglihatan saya? apakah hal ini juga terjadi dengan orang pada umumnya? Apakah ini ada hubungannya dengan penglihatan saya yang susah melihat karena silau terutama sinar lampu kendaraan dan sinar lampu jalan raya di malam hari? mohon penjalasan dan masukannya Dok.

    Terimakasi

    Efi

     

     

     

     

     

     

     

     

    Hai, Gejala yang Anda maksud mungkin adalah floaters. Floaters merupakan debris / sel-sel mati yang melayang-layang di dalam struktur bening bola mata. Di dalam bola mata, terdapat struktur seperti jeli yang bening sehingga bisa dilalui cahaya. Kadang, terdapat beberapa sel-sel yang terlepas dan masuk ke dalam benda jeli ini, sehingga dapat tampak bayangan seperti garis-garis, bulat, atau seperti cacing yang mengikuti kemanapun bola mata berputar. Biasanya, bayangan aneh ini muncul saat bangun tidur atau saat melihat ke latar yang terang/cerah. Kondisi ini adalah normal dan tidak memerlukan penanganan apapun. Kadang, terdapat juga penyebab floaters yang menandakan penyakit, misalnya uveitis, perdarahan di dalam bola mata atau robekan retina -- kondisi ini biasanya disertai gejala seperti nyeri, mata pegal dan penurunan tajam penglihatan. Mungkin juga gejala yang Anda maksud adalah halusinasi visual, yang biasanya terjadi pada mereka yang memakai zat halusinogen atau memiliki gangguan psikis seperti skizofrenia. Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter / Spesialis Mata (Sp. M). Melalui wawancara klinis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tajam penglihatan, barulah diagnosis yang tepat dapat dibuat dan rencana penanganan yang sesuai bisa dilakukan. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma