Tanya Dokter

  • Efek demam saat medical check up

  • Dok, besok pagi saya mau medcheck untuk kerjaan, tp saat ini saya sedang panas dan demam. Apa boleh saya minum obat panadol? Atau im boost saja?

    Halo Aida, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Sebagai informasi, medical check up merupakan pemeriksaan kesehatan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi suatu penyakit sejak dini. Medical check up ini juga seringkali dijadikan persyaratan masuk ke suatu perusahaan tertentu. Terdapat beberapa tips yang sebaiknya dilakukan untuk medical check up, yakni:

    • Ikuti tata cara sebelum medical check up yang umumnya sudah diberikan oleh perusahaan
    • Biasanya dianjurkan untuk berpuasa selama 10-12 jam sebelum tes, tidak diperbolehkan mengonsumsi apapun kecuali air mineral. Sebaiknya hindari makan-makanan yang berpengawet beberapa hari sebelum tes
    • Berhenti minum obat sejak 4 hingga 24 jam sebelum pengambilan darah atau 48 hingga 72 jam sebelum pengambilan urin, kecuali kondisi kesehatan tidak memungkinkan, Anda bisa menginformasikan obat yang dikonsumsi pada petugas kesehatan
    • Tidak berolahraga atau beraktivitas yang berat sebelum melakukan tes
    • Tidur yang cukup, setidaknya 6-8 jam sehari

     

    Tes medical check up bervariasi, dimulai dari anamnesis (wawancara) dengan dokter, pemeriksaan fisik, hingga penunjang (cek darah, cek urin, rontgen, rekam listrik jantung (EKG), audiometri, visus mata, dsb). Berdasarkan informasi di atas, memang sebaiknya Aida tidak mengonsumsi obat sebelum melakukan check up. Oleh karena itu, disarankan agar Aida banyak mengonsumsi air putih, beristirahat, dan mengompres dahi dan ketiak (dengan air biasa) untuk membantu menurunkan demam. Namun, jika suhu tubuh sudah melewati 38,5 derajat Celcius, obat panadol dapat dikonsumsi dan sebaiknya dilaporkan saat melakukan tes medical check up tersebut.

    Demam merupakan reaksi tubuh terhadap infeksi. Oleh karena itu, jika demam tidak juga mereda setelah melakukan check up, tidak ada salahnya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memberi terapi yang sesuai.

    Artikel mengenai medical check up dapat dibaca sebagai tambahan.

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Sonia L