Tanya Dokter

  • Cara mengatasi trauma

  •  Tobyan
    Anggota

    Dok saya mau bertanya,

    Beberapa tahun yang lalu saya tidak sengaja memergoki ibu saya berhubungan intim dengan laki2 yang bukan mukhrimnya(waktu itu ibu janda). Saat itu hatiku hancur kecewa banget dan merasa jijik dengan ibu bahkan kami bertengkar hebat. Semenjak saat itu saya melihat wanita yang berpakaian sexy apalagi telanjang saya merasa jijik karena yang muncul dibayangan saya adalah ibu. Bahkan saya nonton film porno pun terbayang ibu saya waktu itudan jijik. Akibatnya sampai sekarang saya tidak berani mendekati perempuan. Apakah solusinya dok? termasuk gangguan apakah ini?

    Dear Tobyan,

    Trauma psikis dapat menimpa seseorang yang pernah mengalami kejadian yang sangat tidak diinginkan, kecewa yang mendalam, peristiwa mengancam nyawa atau yang mengguncang jiwa. Dalam batas normal, jiwa seseorang dapat mengatasi segala peristiwa yang terjadi atasnya. Namun dalam kondisi tertentu, kondisi seseorang dapat menjadi lebih rentan terhadap peristiwa traumatic. Bisa dikarenakan terjadi peristiwa yang luar biasa atau peristiwa mengecewakan yang terjadi terus-menerus.

    Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

    • kenali pikiran sendiri, sadari bahwa rasa kecewa yang Anda alami hanya ada dalam pikiran dan perasaan Anda saja. Sadari pula bahwa kejadian itu sudah berlalu dan layak untuk diampuni dan dilupakan. Lalu alihkan ke hal-hal lain seperti hobi yang Anda suka kerjakan.
    • berusaha untuk tetap tengan dan tarik napas. Lakukan beberapa kali setiap Anda ingat peristiwa tersebut
    • hindari mengambil keputusan penting ketika Anda sedang merasa kecewa atau marah terhadap ibu Anda
    • miliki sikap menerima seseorang dengan segala kelebihan dan kekurangannya
    • lakukan kembali rutinitas sehari-hari Anda. Sosialisasi dengan teman dan curhat dengan sahabat akan membantu Anda mengatasi apa yang sedang Anda alami
    • hindari menyalahkan diri sendiri
    • cari bantuan konseling psikologis baik oleh rohaniwan atau pun psikolog. Bila perasaan dan pikiran Anda sedemikian mengganggu, Anda bisa datang berkonsultasi dengan dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater). Anda tidak perlu merasa sedang mengalami gangguan jiwa bila berkonsultasi dengan psikiater. Psikiater tidak hanya mengobati orang "gila" atau tidak waras saja tapi juga membantu orang yang sedang mengalami gangguan kejiwaan seperti depresi, cemas, fobia dan sebagainya


    Artikel selengkapnya yang bisa Anda baca:

    Segera tanggulangi trauma sekarang juga

    Semoga bermanfaat,

    dr. Rony W.