Tanya Dokter

  • Memastikan penyakit jantung dan Obat untuk jantung

  •  Stari
    Anggota
    Dok.. Bapak saya baru baru ini divonis kena serangan jantung .. Katanya ada penyempitan pembuluh darah.. Tapi dari 4 hari selama dirumah sakit dan saat di icu pun kondisi jantung bpk saya selalu stabil klo dilihat dari monitoring jantungnya, hanya saja yang tinggi itu seperti gula, tensi, kolestrol, lain cerita setelah kluar dari rs bapak saya diberi obat jantung tapi knpa stlh mengkonsumsi obat jantung itu bapak saya mengalami batuk kering? Apakah bapak saya bnar2 menderita jantung? Dan bagaimana dgn obat yng dikonsumsi skrg yg mmbuat batuk kering itu? Apakah obat itu tdk cocok utk bpk saya? Hruskah berhenti dikonsumsi? Terima kasih

    Halo

    Obat-obat untuk penyempitan pembuluh darah jantung banyak macamnya. Jika Anda juga menderita hipertensi dan diabetes maka tentu dokter akan memberikan obat anti hipertensi dan anti diabetes. Beberapa obat tersebut memang ada yang menimbulkan efek samping berupa batuk, terutama obat antihipertensi golongan ACE inhibitor seperti captopril. Jika terasa menganggu konsultasikanlah kembali ke dokter Anda mengenai kemungkinan efek samping obat dengan keluhan batuk yang dialami. Jika memang berhubungan dokter nantinya mungkin akan mengantinya dengan obat jenis lain dengan manfaat yang sama. 

    Penyempitan pembuluh darah jantung dikenal dengan istilah penyakit jantung koroner (PJK). PJK didiagnosis berdasarkan keluhan, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Keluhan yang muncul pada PJK adalah nyeri dada yang sangat hebat serasa dihimpit, durasinya lama (bisa lebih dari 15 hingga 30 menit), dan sering disertai sesak nafas dan keringat dingin. Kadang-kadang gejalanya mirip dengan maag yang tidak membaik dengan obat maag. Diagnosis pasti nantinya dari rekam jantung (EKG), pemeriksaan enzim jantung, dan echocardiografi.

    PJK termasuk penyakit yang serius dan harus ditangani secara komprehensif dan berkelanjutan. Pada saat serangan biasanya dokter akan memberikan terapi awal berupa pelayanan di ICU atau CVCU. Jika keluhannya masih baru terapi terbaik adalah pemasangan cincin untuk melapangkan pembuluh darah yang menyempit. Selain tindakan tersebut obat-obat yang begitu banyak macamnya juga akan diberikan, mulai dari obat pengencer darah, penahan nyeri, pelapang pembuluh darah, obat kolesterol, dan lain sebagainya. Obat-obat tersebut harus dikonsumsi sesuai dosis dokter dan tidak boleh berhenti sebelum berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Putus obat pada pasien PJK sangat beresiko menimbulkan serangan jantung yang berulang dan bisa lebih parah.

    Semoga bermanfaat

    dr. Muhammad Fadhil