Tanya Dokter

  • Mengapa tubuh bayi kurus tapi perut buncit?

  •  Ester Rumapea
    Anggota
    Hallo dokter sya mw tny bayi sya berumur 9 blm 2minggu.2minggu lalu skt demam krn campak dan berat bdan ny skrg 7,8kg.apakah BB dgn usia sgtu normal dok?pdhl mkn dia lahap.badan ny tdk terllu kurus tp kelihatan buncit.pertnyaan sya bgaimana cara membuat bayi cpt gemuk dan tdk buncit.dan asupam makanan yg sprt apa yg hrs dia mkn d usia ny sgni dok.trims dok.

    Hallo Ester Rumapea

    Terimakasih atas pertanyaan anda

    Perut buncit memang terkait dengan kondisi gizi buruk, namun tidak selalu demikian dan untuk memastikannya harus dilakukan penilaian kondisi gizi anak. Kondisi gizi anak ini biasanya ditentukan melalui pemeriksaan antropometri, dimana dilakukan pengukuran kondisi tubuh anak, misalnya panjang/tinggi badan, berat badan, lingkar kepala dan sebagainya yang kemudian diabndingkan terhadap usia anak. Berat badan dikatakan anak anda normal jika berada dalam rentang kurva pertumbuhan normal sesuai dengan jenis kelamin dan usia anak (Kurva WHO atau CDC). Dengan berat badan 7,8 kg 9 bulan kita dapat melakukan penghitungan z-score untuk menilai pertumbuhan bayi dengan menggunakan kurva berat badan terhadap usia yang dikeluarkan oleh WHO. Untuk anak perempuan berat badan ini menunjukkan nilai z-score antara 0 (nol) dan – 2 (negatif 2) dan untuk anak laki-laki, berat badan anak anda menunjukkan nilai z-score antara diantara 0 (nol) dan – 2 (negatif 2). Dari hasil ini dapat dilihat bahwa berat badan anak anda berada di bawah garis median atau garis nilai 0 (nol), hal ini bisa saja berarti ada gangguan pada pertumbuhan anak anda, namun perlu anda perhatikan perlu dilakukan perbandingan terhadap panjang/tinggi badan anak juga untuk bisa dinilai secara keseluruhan. Jadi saran saya untuk mengetahui secara pasti kondisi pertumbuhan anak anda perlu dilakukan pemeriksaan panjang/tinggi badan juga.

    Mengenai perut buncit memang sering dikaitkan dengan kondisi gizi buruk seperti yang telah saya jelaskan. Namun anda perlu ingat bahwa hasil penilaian kondisi gizi anak anda belum final, sehingga belum bisa ditentukan mengalami gangguan gizi buruk. Pada anak dengan gizi buruk, anak bisa tampak kurus namun perut tampak buncit, dimana terlihat tulang dada menonjol seperti terbungkus kulit tipis. Kemudian rambut anak tampak merah dan juga mudah rontok. Kulit pada tubuh anak bisa tampak kendor seperti anak sedang menggunakan celana baggy. Jika terdapat tanda-tanda seperti ini maka perlu ditangani segera. Perut yang tampak buncit ini bisa juga terjadi karena penyakit kecacingan yang nantinya juga dapat menyebabkan gizi buruk pada anak. Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk menilai kondisi ini.

    Mengenai pemberian makan pada anak usia 9 bulan, anda harus memahami bahwa jika anak anda masih diberikan ASI, maka tetap berikan ASI ini, karena ASI masih merupakan bagian penting dari makanan bayi usia 9-12 bulan. Ingat untuk menyusui bayi anda sebelum diberikan makanan lain. Untuk cara pemberian makanan yang baik dan benar pada anak usia 9 bulan adalah sebagai berikut:

    • Berikan makan bayi 3 kali sehari.
    • Tingkatkan jumlah makanan yang diberikan secara perlahan menjadi setengah cangkir ukuran 250 ml. Gunakan piring tersendiri untuk memastikan anak anda memakan semua makanan yang diberikan.
    • Kepekatan: Berikan makan keluarga yang dipotong-potong, makanan yang bisa ia pegang, dan makanan yang diiris-iris.
    • Cobalah untuk memberikan makanan yang bervariasi setiap kali makan. Misalnya: makanan hewani kaya zat besi (daging, telur dan produk-produk susu); makanan pokok (biji-bijian, akar dan umbi-umbian), kacang-kacangan bintang, buah-buahan dan sayuran kaya vitamin A dan buah-buahan dan sayuran lainnya, bintang. Pastikan menggunakan garama beryodium untuk makanan anak anda. Jangan berikan makanan yang manis-manis dan biskuit yang manis pada anak anda.
    • Pastikan untuk memberi makan anak anda dengan sabar dan tidak memaksa anak anda untuk makan.
    • Pastikan kebersihan alat makan dan kebersihan tangan anak anda serta tangan anda. Pastikan juga makanan yang diberikan pada anak telah diproses dengan baik termasuk juga kebersihannya.

    Jika dibutuhkan anda juga bisa berkonsultasi mengenai gizi anak anda pada dokter spesialis anak dan pada ahli gizi.    

    Semoga jawaban ini membantu.

     

    dr. Aldy Valentino