Tanya Dokter

  • Mengapa mata sakit dan sakit kepala setelah menangis

  •  Ruhayati
    Anggota
    Halo Dok...saya Ruhayati ..usia saya 19thn..kenapa ya dok saya sering merasa sakit kepala dan mata saya nyeri setelah menangis..? dan jika saya terlalu banyak fikiran juga sering mimisan yang cukup banyak... apa karena hemangioma orbita itu mengalami pembesaran setelah saya menangis dok..?? soalnya setiap saya menangis dan banyak beban fikiran ataupun terlalu capek pasti mata saya sangat sakit dan kepala juga pusing dok.. apa yang sebaiknya saya lakukan dan adakah obat nya dok untuk mengurangi rasa sakit itu... terima ksih

    Hai Ruhayati,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Saat menangis, otot-otot di wajah dan mata akan mengalami kontraksi. Semakin hebat dan semakin lama Anda menangis, maka efek ini akan semakin hebat. Karenanya, nyeri kepala dan mata bisa terasa cukup berat, bahkan pada orang sehat sekalipun.

    Pada penderita hemangioma orbita, mungkin nyeri kepala dan mata ini bisa bertambah berat karena efek penekanan dari massa tumornya ke mata dan kepala.

    Namun, perlu juga Anda ketahui bahwa banyak kondisi lain yang bisa menyebabkan nyeri kepala dan mata, terutama setelah menangis, misalnya:

    • Nyeri kepala cluster (nyeri kepala yang muncul dan sembuh secara periodik pada waktu-waktu tertentu)
    • Migrain (nyeri kepala berdenyut yang terasa dominan di salah satu sisi kepala)
    • Gangguan refraksi mata, misalnya miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), silinder (astigmatisme)
    • Asthenopia (mata lelah)
    • Sinusitis (radang rongga sinus)
    • Gangguan psikosomatis, dan sebagainya

    Sedangkan mimisan, terjadi karena pecahnya pembuluh darah di rongga hidung. Selama mimisan yang Anda alami hanya berlangsung sementara saja (kurang dari 15 menit), pada umumnya kondisi ini tidaklah berbahaya. Pemicunya bisa karena:

    • Paparan udara kering atau suhu panas berlebihan
    • Kebiasaan mengorek-ngorek hidung berlebihan
    • Cidera hidung
    • Stres psikis
    • Efek samping obat, misalnya aspirin, NSAID, dan sebagainya

    Namun, jika mimisan berlangsung lama, maka harus juga dipikirkan kemungkinan penyebab lainnya, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), gangguan pembekuan darah (misalnya karena kelainan sumsum tulang, kanker darah), dan sebagainya.

    Kami sarankan, periksakan langsung keluhan Anda ke dokter. Dengan demikian, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh. Jika diperlukan, mungkin juga dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang, misalnya laboratorium, rontgen, CT scan, atau MRI.

    Sementara itu:

    • Untuk membantu meredakan nyeri kepala dan mata, Anda bisa menggunakan kompres air hangat
    • Bantu juga kurangi nyerinya dengan konsumsi obat seperti paracetamol
    • Hindari memanipulasi tumor berlebihan
    • Hindari juga menangis terlalu hebat dan terlalu lama
    • Ketika mimisan, tetap tenang, duduk tegak, sumbat hidung yang mimisan menggunakan gulungan kassa bersih, kompres hidung dengan es batu, dan bernapaslah dari mulut
    • Hindari paparan udara kering dan suhu panas berlebihan
    • Jangan stres

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah