Tanya Dokter

  • mengapa saya mimisan terus?

  • Hai dokter, saya berumur 23 tahun... dulu saat saya kuliah, saya selalu mengalami mimisan bisa sampai setiap hari bahkan bisa lbh dari sekali sehari, saya pun sudah ke dokter THT dan mengikuti test alergi sampai masukin kamera2 kecil ke dalam hidung saya bahkan sampai MRI dan akhirnya tetap ga tau penyebab mimisan saya ini, namun setelah saya mengikuti fitness dan rajin berolah raga, mimisan saya pun berhenti dan tidak pernah mimisan lg... namun akhir-akhir ini karena saya sekarang sibuk ngantor, saya jd jarang olahraga dan fitness lg bahkan sudah stop sampai akhirnya saya jd sering mimisan lagi saat ini... menurut dokter, apa penyebab mimisan ini? Knp jd sering terjadi?

    Hai, Mimisan merupakan perdarahan yang terjadi dari hidung. Ada 2 jenis mimisan yang dapat terjadi :

    1. Mimisan anterior - sumber perdarahan biasanya dapat terlihat, umumnya di bagian depan hidung dari  tempat sekumpulan pembuluh darah yang disebut kiesselbach plexus
    2. Mimisan posterior - sumber mimisan berasal dari struktur di bagian dalam. Mimisan jenis ini biasanya lebih hebat dan memiliki resiko tinggi untuk menghambat saluran nafas
    Penyebab terjadinya mimisan sangat bervariasi, beberapa diantaranya dapat menyebabkan mimisan yang terjadi berulang, seperti :
    • kelainan pada bentuk anatomis hidung, bisa akibat cedera maupun bawaan lahir
    • konsumsi obat-obatan tertentu, seperti pengencer darah
    • kelainan pembekuan darah, seperti hemofilia
    • juvenile angiofibroma, sering pada laki-laki usia muda
    • hereditary haemorrhagic telangiectasia
    • pengguna kokain
    • dan lainnya
    Mimisan yang berlangsung terus menerus memiliki beberapa komplikasi, termasuk terjadinya anemia. Oleh karena itu, jika mimisanmasih terus berulang sebaiknya Anda kembali memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. Menentukan diagnosis penyebab tanpa pemeriksaan langsung tidaklah mungkin dapat dilakukan. Dokter THT yang Anda temui akan kembali menelaah mengenai riwayat keluhan serta riwayat keluarga Anda, melakukan pemeriksaan fisik ulang dan pemeriksaan penunjang lain yang dibutuhkan seperti tes lab darah untuk marker-marker yang berhubungan dengan pembekuan darah, nasoendoskopi dan biopsi, serta CT scan. Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari