Tanya Dokter

  • Mengapa tinggi badan tidak naik?

  • Selamat malam dokter, Saya ibnu, usia saya menginjak 18 tahun, namun tinggi badan saya hanya 163 dok, Saya bingung harus bagaimana lagi caranya untuk meninggikan badan ini, rasanya saya minder melihat teman teman saya lebih tinggi dari saya, Mengapa ya dok? padahal saya sering olahraga workout dan lain lain. atau olahraga workout menghambat pertumbuhan saya? Lalu bagaimana solusinya dok agar saya dapat tinggi ideal dengan umur saya saat ini

    Hai Ibnu,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Sesungguhnya, kualitas diri seseorang tidak dinilai dari penampakan fisiknya, melainkan dari prestasi yang berhasil diraihnya, baik bagi dirinya, keluarga, maupun masyarakat di sekitarnya. Karenanya, memiliki tubuh yang tidak setinggi teman lainnya sebaiknya tidak lantas membuat Anda minder.

    Berbagai faktor yang mempengaruhi tinggi badan seseorang:

    • Genetik (keturunan)
    • Aktifitas dan olahraga
    • Asupan gizi
    • Cidera tulang panjang, dan sebagainya

    Pada usia 18 hingga 20 tahun, pertambahan tinggi badan umumnya masih bisa terjadi. Meski demikian, memang kecepatan pertumbuhan ini tidak seoptimal saat Anda baru memasuki usia pubertas (usia 10 hingga 14 tahun).

    Melakukan olahraga pembentukan massa otot (work out) sebaiknya tidak Anda lakukan secara berlebihan, terutama di masa pertumbuhan Anda (kurang dari 20 tahun). Hal ini bisa membuat nutrisi Anda terkonsentrasi pada pembesaran otot dan bukan pada peninggian badan. 

    Untuk membantu mengakselerasi pertumbuhan tinggi badan, sebaiknya Anda lakukan tips berikut:

    • Rajin berolahraga, misalnya jogging, renang, basket, skipping
    • Makan makanan bergizi, kaya akan kalsium, magnesium, fosfat, dan sumber vitamin serta mineral lainnya
    • Hindari aktifitas yang berpotensi mengakibatkan cidera tulang panjang
    • Jangan merokok atau mengonsumsi alkohol

    Untuk hasil yang lebih optimal, Anda bisa juga memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis bedah orthopaedi.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah