Tanya Dokter

  • mengatasi anak sering muntah

  •  Nurul Kirey
    Anggota

    Dok,sy punya baby 8 bln,dia sering sekali muntah smpai2 sy sdh ganti susunya,skr ini dia punya telinga infeksi kt dokter tmpt sy berobat,mmng sdh sy ksh obat tetes,manun muntah nya blm reda,adakah solusi lain,atau obat yg paten utk anak sy dok,thanks ya dok...

    Halo Ibu, Muntah pada anak sampai berusia 1 tahun umum terjadi, penyebab paling utama adalah GERD(refleks gastroesofagus), yaitu berbaliknya isi lambung ke kerongkongan dan keluar dalam bentuk muntah atau gumoh. Keadaan muntah seperti ini bisa normal, tetapi bisa juga menandakan penyakit yang lebih serius. Penyakit GERD tidak berbahaya sepanjang anak masih mau minum susu atau makan dan berat badan anak tidak turun. Muntah merupakan suatu gejala dan bukan penyakit, gejala muntah pada anak dapat dijumpai juga pada penyakit berikut:

    • penyakit gastroenteritis yaitu infeksi saluran cerna oleh mikroorganisme, gejalanya adalah muntah, diare, demam dan nyeri perut
    • alergi makanan, misalnya alergi susu sapi, alergi kacang atau bahan makanan lainnya, dapat disertai juga gejala lain seperti urtika(biduran)
    • radang usus buntu(appendicitis), disertai dengan gejala lain misalnya nyeri ulu hati dan nyeri perut kanan bawah, demam
    • anak makan makanan yang terkontaminasi atau cairan kimia, misalnya pembunuh serangga
    • infeksi di selaput otak(meningitis), infeksi telinga, infeksi saluran kemih(ISK)
    Penanganan utama muntah pada anak adalah mengatasi atau mencegah terjadinya dehidrasi, apalagi jika muntah tersebut disertai dengan diare. Muntah diobati dengan mengatasi penyakit yang mendasarinya, selain itu jika diperlukan dapat digunakan obat-obat untuk mengatasi muntah.  Masing-masing obat memiliki indikasi dan kontraindikasinya sendiri. Pemberian obat tersebut harus di bawah pengawasan dokter. Saat si kecil muntah, Ibu dapat melakukan:
    • menghentikan pemberian makanan padat sementara
    • mengistirahatkan anak di tempat tidur, menurunkan demam dengan obat pribadi jika badan anak demam
    • memberikan minuman oralit diberikan dengan sendok sedikit demi sedikit dan diamati apakah muntah masih berlangsung. Jika setelah 6 jam sudah tidak terjadi muntah, dapat diberi sereal atau jus buah yang tidak asam
    Segeralah ke dokter anak/ UGD jika:
    • muntah tidak berhenti dalam waktu 12 jam
    • muntah berwarna kehijauan
    • disertai demam tinggi
    • disertai diare
    • anak lemas dan terdapat gejala dehidrasi
    • serta terjadi penurunan kesadaran, kejang
    Langkah Ibu untuk mengobati infeksi telinga si kecil sudah tepat, karena infeksi telinga(terutama telinga tengah, otitis media) dapat menimbulkan gejala muntah. Jika setelah infeksi telinga sembuh, tetapi si kecil masih muntah, Ibu dapat berkonsultasi ke dokter anak. Artikel ini dapat dibaca ya Bu, Mengatasi muntah pada anak dengan bijaksana Semoga bermanfaat, dr.Miranti Iskandar