Tanya Dokter

  • mengatasi hernia pada anak umur 5thn

  • Dok...mau tanya,anak saya umur 5thn menderita hernia,sebaiknya apa yg harus saya lakukan untuk menyembuhkan penyakitnya,?

    Halo, Apakah tonjolan atau hernia yang ibu maksud terjadi di sekitar pusar? atau di daerah selangkangan? Hernia pada anak merupakan suatu kelainan bawaan yang terjadi saat bayi masih dalam kandungan disebabkan karena tidak tertutup secara sempurna beberapa lubang yang seharusnya menutup sebelum atau sesudah bayi dilahirkan. Umumnya hernia yang sering terjadi pada anak : 1. Hernia umbilikalis (pusar bodong) terjadi karena tidak tertutup sempurna dinding usus akibatnya sebagian usus akan terdorong keluar dan masuk melalui lubang tersebut, tonjolan di daerah pusar akan terlihat pada saat anak menangis keras atau saat mengejan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Penanganannya

    • sebagian besar akan sembuh sendiri (lubang tersebut akan menutup) dalam dua tahun pertama.
    • pembedahan diperlukan jika usus terjepit dan menimbulkan nyeri, semakin besar setelah usia 2 tahun dan tidak menghilang sampai usia 4 tahun.
    2. Hernia inguinalis terjadi karena tidak menutupnya lubang yang disebut processus vaginalis pada lipat paha yang seharusnya telah menutup sehingga membentuk kantung dan terdapat celah,  isi perut atau usus dapat masuk ke dalam celah tersebut ditandai dengan terlihatnya tonjolan yang keluar masuk terutama saat anak menangis atau mengejan mulai dari lipat paha sampai ke kantong kemaluan (skrotum). Penanganannya yang sesuai adalah dengan pembedahan oleh karena hernia merupakan suatu kelainan anatomi dan jika tidak dilakukan pembedahan ditakutkan usus dapat terjepit dan menyebabkan sumbatan saluran cerna atau bahkan hilangnya asupan darah ke usus sehingga terjadi kerusakan usus. Sebaiknya konsultasikan kondisi anak Anda ke dokter spesialis bedah anak untuk dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lain yang diperlukan sehingga mendapatkan penanganan dengan tepat. Baca artikel terkait : Hernia Semoga membantu, dr. Rievia