Tanya Dokter

  • Mengatasi iritasi di daerah kewanitaan saat hamil

  • Siang dok, usia saya 26th saya ibu dari 2 orang anak dan tengah mengandung anak ke3. 2minggu terakhir saya mulai merasa gatal2 di kewanitaan dan sekitarnya. Terutama daerah selangkangan. Karena sering banget terasa gatalnya saya kasih bedak heroc*n untuk mengurangi rasa gatal. Saya memakainya di daerah selangkangan,paha dan pant*t biasanya. Tapi tiap setelah buang air kecil terasa basah dan lembab lagi jadi perih dan gatal² lagi, saya taburin pake bedak lagi. Yang saya tanyakan: Pemakaian bedak untuk daerah kewanitaan dalam kondisi saya yag hamil ini nanti ada resikonya ga sih dok? Dan apa yang harus saya lakukan atau oleskan sebagai obat untuk menghilangkan iritasi/lecet di daerah selakangan yang aman pastinya karena saya ngga mau kalo harus minum² obat gitu dok. Makasih

    Hai Lelly,terimakasih telah menggunakan forum konsultasi alodokter. Keluhan anda berupa gatal dan iritasi pada vagina biasanya wajar dialami oleh wanita,termasuk pada paska menstruasi dan saat kehamilan terjadi. Pada saat kehamilan,perubahan hormonal dapat terjadi dan mempengaruhi ph kulit sehingga kulit menjadi lebih lembab dan gatal terutama pada daerah selakangan dan daerah intim. Selain itu juga dapat disebabkan iritasi dari bahan pakaian dalam yang digunakan,pemakaian pembalut,obat-obatan/substansi yang tidak cocok dengan kulit anda. Demikian beberapa penyebabnya:
    1. Iritasi
    2. Infeksi jamur
    3. Perubahan hormonal (kehamilan pada kasus ibu)
    4. Penyakit menular seksual
    5. dll
    Penanganan yang dapat anda lakukan sementara untuk mengurangi gatal adalah:
    1. Tidak menggaruk pada bagian yang gatal,anda dapat membantu mengompres bagian yang gatal
    2. Menjaga kebersihan vagina
    3. Untuk ibu hamil,dapat menggunakan bedak yang dijual di pasaran
    4. Menggunakan pakaian yang nyaman
    Sangat disarankan,untuk segera berkonsultasi ke dokter spesialis kulit kelamin,jika keluhan anda disertai gatal yang terus menerus,kemerahan,lecet dan luka lepuh,untuk penanganannya harus disesuaikan dengan diagnosis anda. Demikian sekilas info yang dapat diberikan,semoga bermanfaat. Salam,dr. Celleen Rei Setiawan