Tanya Dokter

  • Mengatasi sering merasa tindihan disaat tidur

  •  Hattaode
    Anggota

    Selamat malam dok Perkenalkan nama saya hatta, disini saya ingin menanyakan penanganan agar tidur tidak tindihan yang setiap hati terjadi kepada paman saya. Paman saya sekarang berusia 43 tahun, tinggi badan yaitu 163cm, berat badan 70kg. Pekerjaan paman saya adalah marketing, dimana beliau selalu keliling lapangan setiap kerja. Dan untuk informasi, paman saya juga mengalami penyakit gula dimana terkadang sering terasa lelah dan mengantuk terus menerus padahal waktu tidurnya sudah cukup.

    Paman saya sering sekali bahkan hampir setiap malam merasa ketindihan, seolah saat tidur ditindih oleh sosok atau barang yg sangat berat sehingga tidak bisa atau susah utk bernafas.

    Bagaimanakah cara utk bisa tidur dengan tidak merasa tindihan, karena ini sangat mengganggu hingga membuat pamat saya merasa stress dan berpikiran yang aneh aneh..

    Terima kasih sebelumnya dok. Salam saya hatta Selamat malam

    Halo, Fenomena tindihan, sevara ilmiah disebut dengan Sleep Paralysis. Sleep paralysis adalah suatu perasaan dimana merasa sadar tetapi tidak dapat bergerak. Hal ini terjadi ketika seseorang berada dalam fase diantara fase terbangun dan tertidur. Selama masa transisi ini, seseorang tidak dapat bergerak atau berbicara selama beberapa detik hingga menit. Beberapa orang lainnya dapat merasa tekanan atau merasa tercekik. Faktor yang berpengaruh terhadap munculnya sleep paralysis adalah sebagai berikut:

    • Kurang tidur
    • Perubahan jadwal tidur
    • Kondisi mental seperti stres atau gangguan bipolar
    • Tidur telentang
    • Gangguan tidur lain seperti narkolepsi
    • Penggunaan obat tertentu seperti obat-obatan untuk gangguan hiperaktif
    • Penyalahgunaan narkoba
    Kebanyakan orang tidak memerlukan pengobatan khusus untuk mengatasi sleep paralysis, kecuali pada sleep paralysis yang disebabkan oleh narkolepsi. Penanganan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
    • Memperbaiki kebiasaan tidur, pastikan tidur dalam waktu yang cukup
    • Menggunakan obat-obatan antidepresan, sesuai resep dokter, untuk membantu mengatur siklus tidur
    • Mengatasi gangguan mental yang dapat menyebabkan sleep paralysis
    • Mengatasi gangguan tidur lain, seperti narkolepsi
    • Menghindari stres
    Jika paman Anda masih merasa sulit tidur dan merasakan keluhan yang mengganggu, ada baiknya untuk mengunjungi dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan, kemudian menentukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi pasien. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha