Tanya Dokter

  • Mengatasi telat menstruasi

  •  Yuli Yuli
    Anggota
    Siang dok sya mau nanya sya dri SMP haid lancar smpe msuk SMA kls jg msi lancar2 tapi waktu mau msk kls 2 SMA itu sya udh nnga haid lg jd lg d hitung2 udh mau 3 thn nga haid kira2 itu sakit pa dan solusinya bgmna

    Halo Yuli,

    Menstruasi terjadi karena proses peluruhan dinding rahim apabila sel telur wanita tidak dibuahi oleh sel sperma laki-laki dan juga dipengaruhi oleh suatu siklus produksi hormon di dalam tubuh. Apabila seorang wanita yang sudah pernah mengalami menstruasi lalu kemudian tidak menstruasi selama 6 bulan atau lebih dapat dikatakan mengalami amenorea sekunder. Penyebab amenorea sekunder diantaranya:

    • polycystic ovarian syndrome (PCOS), suatu gangguan pada indung telur
    • gangguan pada fungsi hipotalamus dan pituitari (suatu area di otak), misalnya tumor
    • gangguan produksi hormon tiroid, baik pada hipertiroid (produksi berlebih) maupun hipotiroid (produksi kurang)
    • sindrom galactorrhea-amenorrhea
    • congenital adrenal hiperplasia, gangguan produksi hormon yang diproduksi oleh kelenjar andrenal
    • kegagalan indung telur prematur (premature ovarian failure)
    • Pada wanita dengan riwayat melahirkan, Sindrom Asherman (terjadi penebalan uterus oleh jaringan parut)
    • Obat-obatan tertentu seperti obat kemoterapi, obat antidepresan atau antipsikosis, dsb

    3 tahun tidak mengalami menstruasi sebaiknya jangan disepelekan karena akan berpengaruh pula pada kesuburan anda. Oleh karena itu,solusi yang terbaik saat ini adalah berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan mengenai keluhan yang anda alami, agar dapat diperiksa secara menyeluruh melalui wawancara medis (misalnya menanyakan keterangan lebih detail mengenai keluhan, riwayat penyakit dan kebiasaan), pemeriksaan fisik lengkap, dan bila perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi kandungan, CT scan, cek darah, pemeriksaan hormon, dsb. Penanganan tentunya akan disesuaikan dengan hasil diagnosis dokter. Selain itu, tetap jalani pola hidup sehat, kelola faktor stres, jaga berat badan ideal, makan makanan bergizi secara teratur, dan rutinkan berolah raga.

    Semoga informasi ini bermanfaat.

    Salam, dr. Delvira