Tanya Dokter

  • Mengatasi wajah kemerahan setelah penggunaan cuka apel

  •  Erika Cintya
    Anggota
    Dok,jadi awalnya saya berjerawat,lalu saya menggunakan cuka apel,biasanya saya memakai cuka apel dengan dioleskan saja,tapi kemarin saya coba kompres dengan cuka apel dengan perbandingan air 1:1, dan kulit saya menjadi merah seperti terbakar,tolong solusinya dok, terika kasih

    Hai Erika,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Kulit yang kermerahan pasca pengaplikasiaan cuka apel bisa jadi menandakan iritasi. Saat mengalami iritasi, pembuluh darah superfisial di kulit akan melebar sehingga membuat kulit tampak kemerahan. Di samping itu, penderita pun kerap merasakan gatal, perih, atau bahkan mengalami pembengkakan dan pengelupasan kulit.

    Sebagai langkah awal untuk mengatasi kulit wajah yang iritasi, Anda sebaiknya lakukan tips berikut:

    • Cuci wajah secara teratur 2x sehari menggunakan sabun pembersih ringan yang cocok dengan tipe kulit Anda
    • Keringkan wajah dengan baik
    • Batasi dulu penggunaan kosmetika berlebihan
    • Hindari juga kulit wajah dari paparan sinar matahari berlebihan (terutama antara pukul 10 pagi hingga 2 siang
    • Gunakan tabir surya saat berada di luar ruangan
    • Kompres wajah yang memerah dengan air dingin
    • Perbanyak istirahat, jangan tidur larut malam
    • Perbanyak minum
    • Hindari mengoleskan krim, salep, atau apapun ke wajah sebelum dinyatakan aman oleh dokter

    Hingga kini, masih sangat terbatas penelitian yang menunjukkan manfaat penggunaan cuka apel dalam mengatasi jerawat. Namun, pada beberapa orang yang memiliki kulit sensitif, penggunaan cuka apel memang bisa memicu iritasi. Karenanya, sebelum menggunakan produk perawatan kulit tertentu, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter ya..

    Untuk membantu mengatasi jerawat, selain dengan tips di atas, Anda perlu imbangi juga dengan pola hidup sehat, yakni dengan menghindari stres, banyak makan sayur dan buah, serta tidak merokok maupun mengkonsumsi alkohol.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah