Tanya Dokter

  • keputihan yang cair disertai rasa gatal dan panas

  •  risaandriana
    Anggota
    Halo dok, selamat siang, saya masih berusia 20 tahun, saya mau tanya sudah sekitar 4 bulan ini saya merasakan keputihan saya berbeda dari biasanya keputihan itu seperti ragi dan keluar seperti air kencing di vulva vagina saya, yg saya rasakan gatal dan panas,sebelumnya saya tidak pernah merasakan seperti ini panggul saya merasa ngilu dan saya merasakan dibawah perut vagina ada yg keras tetapi saya tidak tau itu apa... saya aktif dalam seksual setiap saya berhubungan ada yg keluar sepeerti ragi tetapi saya tidak pernah merasakan sakit setiap berhubungan badan... badan saya merasakan ada bercak merah setiap di cubit bercak itu menghilang dan muncul, keputihan saya kadang2 seperti ragi dan juga keluar seperti air kencing di vulva saya , kira2 apa ini ciri2 kanker serviks ya dok?
    risaandriana  risaandriana
    Anggota

    Dokter tolong dibalas dok knp saya mengeluarkan air seperti air kncing maaf di lubang vagina berserta keputihan seperti ragi dan pinggul linu, saya mohon tolong dibalas ya dok.. terimakasih dokter..

    risaandriana  risaandriana
    Anggota

    Dok tolong dijawab ya dok:)

    Dear Risa, Keputihan merupakan reaksi alami vagina untuk mempertahankan diri dengan membersihkan dari sel-sel vagina yang mati dan bakteri yang ada di dalamnya. Keputihan yang normal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    • bening atau keputih-putihan
    • tidak terasa gatal
    • tidak berbau
    • tidak disertai rasa perih di vagina dan nyeri perut
    Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan oleh: Sebaiknya konsultasikan keluhan Anda dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan menganalisis gejala yang Anda alami dan melakukan pemeriksaan fisik. Terapi yang sesuai akan dokter berikan. Anjuran yang dapat Anda lakukan:
    • hindari menggaruk area yang gatal karena dapat melukai kulit dan mengundang infeksi sekunder oleh bakteri
    • kenakan celana dalam yang menyerap keringat dan tidak ketat
    • ganti celana dalam yang basah atau lembab
    • hindari berganti-ganti pasangan seksual
    • hindari pemakaian pantyliners dan pembersih kewanitaan
    Artikel yang dapat Anda baca: Keputihan Cara mengatasi keputihan Semoga bermanfaat dan salam, dr. Rony Wijaya