Tanya Dokter

  • Dampak buruk sering menghayal

  • sedikit cerita.... waktu remaja terkadang sesekali setiap hari merasakan dejavu, lalu pengelihatan mata saya serasa kabur pada saat itu, dan saya melihat potongan-potongan setiap moment yg pernah saya alami dengan suara-suara tidak berasa pusing tapi hanya mual saja mao muntah namun tidak pernah muntah karena saya tahan yg saya rasakan dari kecil sampai saat ini suka merasa ngobrol sama diri sendiri dalam hati kadang berdecak bibir layaknya ngobrol sama sesorang contoh: "ngapain gwa ganti baju" "iya juga sih kan baru aja ganti baju lu, mending make baju yg tadi aja" "ok ok gwa pake baju yg tadi" tidak hanya saat sendiri saja terkadang saya berinterkasi dalam hati ketika diluar misalnya orang mao nyebrang jalan dalam hati saya bilang "jangan nyebrang dulu woi gwa mao lewat" dan saya berpikir dalam hati juga sebagai seseorang yg sedang nyebrang tersebut "emangnya ini jalan nenek moyang lu apa" saya memang kurang berinteraksi dengan orang secara real, karena saya berpikir bukan hal mengasikan tapi saya suka ngobrol tentang hal yg seperlunya dan sewajarnya apabila sedang bersama seseorang namum saya suka berinteraksi dalam tempo lama dan panjang lebar dalam hati saya, ntah searasa ngobrol sama seseorang bahkan banyak orang seperti layaknya ngobrol bersama dan saya lakukan itu secara sadar bukan saat melamun atau bengong(saya tidak pernah melamun dan bengong) seperti saat melakukan kegiatan job saya langsung berinteraksi dalam hati membahas apa saja dan saat ini saya suka tidur sambil dengerin musik sambil menghayal layaknya didalam virtual kehidupan real... saya seperti ini saya seperti itu dia seperti ini dia seperti itu yg saya tanyakan saat tidur sambil menghayal berdampak apa dalam jangkau panjang?

    Haii.. Terimakasih untuk pertanyaan yang diberikan.

    Menghayal merupakan sesuat yang umum dilakukan oleh seseorang. Berhayal masih dianggap wajar bila hanya dilakukan sesekali dalam waktu yang singkat. Sedangkan berhayal yang perlu mendapat perhatian ialah bila dilakukan terus- menerus, dalam jangka panjang, tidak dapat membedakan antara keadaan real dan hayaan, mengganggu aktivitas sehari- hari, menurunkan produktivitas, dan mengganggu hubungan anda dengan orang- orang disekitar anda. Seseorang seringkali berhayal bisa dikarenakan kurang puas dengan keadaannya dikehidupan nyata, hubungan sosial yang kurang baik dengan orang lain di kehidupan nyata, mengalami depresi, gangguan kepribadian, dan lama- kelamaan dapat mengarah pada gangguan psikotik.

    Bila anda merasa mendengar suara- suara yang tidak dapat didengar orang lain, atau anda melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat orang lain atau disebut dengan halusinasi, atau anda meyakini sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan (waham), anda merasa ada perubahan suasana hati yang berubah- ubah antara bahagia dan rasa sedih, atau anda merasa terganggu dengan kebiasaan anda berhayal maka baiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kejiwaan. Anda dapat mengkonsultasikan dengan dokter mengenai keadaan anda dan keluhan- keluhan anda, dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan kesehatan, riwayat penyakit anda dan keluarga, sehingga dapat diketahui penyebab keluhan anda.

    Beberapa hal yang dapat anda lakukan:

    • Kurangi kebiasaan menghayal, kontrol diri anda
    • Tingkatkan komunikasi dan hubungan dengan orang- orang disekitar anda terutama keluarga dan teman- teman anda
    • Syukuri hal- hal yang anda miliki
    • Libatkan diri anda dalam kegiatan dan positif
    • Jangan membiarkan diri anda sering dalam keadaan sendiri sehingga akan membuat anda kembali berhayal

    Semoga bermanfaat

    dr. Iriyanti