Tanya Dokter

  • Keluar cairan dari jalan lahir pada usia kehamilan 38 minggu

  • Assalamu'alaiqum dok, skg sy sdg hamil 38 mg, dan sering keluar lendir dr jalan lahr, sy bingung it kputhan atw apa y dok, tktny air ktban ae bcor atw gmana, cz smpe tmbus CD bsah ae dok,. Tlg djwb, terima kasih.

    Hai, Keluarnya cairan dari jalan lahir menjelang kehamilan minggu-minggu akhir patut diwaspadai sebagai pecah ketuban. Pecah ketuban, tergantung usia kehamilan, bisa merupakan proses persalinan normal atau malah pecah ketuban dini (usia kehamilan di bawah 37 minggu). Di sini penting sekali untuk memastikan usia kehamilan guna menentukan langkah selanjutnya. Diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter / Spesialis Kebidanan (Sp. OG) untuk mengetahui secara pasti usia kehamilan Anda (bisa saja Anda salah mengingat hari pertama haid terakhir). Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan USG untuk mengukur janin yang mengisyaratkan usia kehamilannya. Dari situlah baru bisa ditentukan apakah cairan tersebut merupakan ketuban yang pecah secara normal (sebagai awal proses persalinan) atau malah ketuban pecah dini, yang perlu ditindaklanjuti guna mencegah infeksi janin dan ibu. Biasanya, pada pecah ketuban akan diikuti dengan rasa mulas teratur yang semakin lama semakin sering dan kuat disertai nyeri pinggang yang tak hilang dengan perubahan posisi, bisa diikuti dengan keluarnya lendir bercampur darah melalui jalan lahir (persalinan sejati). Bila tidak disertai rasa mulas, kemungkinan cairan berlebihan tersebut adalah:

    • Keputihan normal -- wajar terjadi pada ibu hamil karena perubahan hormon
    • Keputihan tak normal -- biasanya ditandai rasa gatal, nyeri atau berbau
    • Air seni yang tak tertahan
    Untuk lebih jelasnya, Anda sebaiknya tetap memeriksakan diri ke Dokter. Keputihan tak normal bisa menyebabkan infeksi jalan lahir yang berpotensi mengenai bayi yang baru lahir dan juga menyebabkan infeksi pada ibu. Diagnosis dan penanganan dini bisa mencegah hal ini terjadi. Baca juga mengenai: kondisi air ketuban yang tak normal Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma