Tanya Dokter

  • telat menstruasi disertai sakit perut dan sesak napas jika perut ditekan

  •  Wayan
    Anggota

    dok, saya mau tanya waktu itu kan saya mens tgl 17 mens nya gak teratur, tapi sekarang gak ada tandatanda mau m, terus perut makin buncit tapi kalo diteken rasanya gak sakit, cuman gak bisa nafas kalo diteken. itu kirakira gimana ya dok? thx

    Hai Wayan, Bila Anda saat ini belum mengalami menstruasi maka belum tentu hal ini merupakan suatu gangguan siklus menstruasi. Bila siklus menstruasi Anda panjang (30 hari atau lebih) maka saat ini memang belum waktunya Anda mengalami menstruasi. Anda dapat melakukan pengamatan dan menunggu hingga jadwal menstruasi yang berikutnya untuk menilai apakah ada masalah dalam siklus menstruasi. Perihal pembesaran perut yang Anda alami, ada beberapa kemungkinan penyebab yang dapat menimbulkan kondisi ini yaitu:

    • Penumpukan lemak di bawah kulit/kegemukan
    • Kehamilan
    • Perut kembung
    • Ascites (penumpukan cairan dalam rongga perut)
    • Pembesaran organ dalam perut (misalnya hati)
    • Tumor di dalam rongga perut
    • dan sebagainya
    Untuk memastikan penyebabnya sebaiknya Anda mengunjungi dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Melalui pemeriksaan fisik (dengan pengamatan langsung dan perabaan) maupun tes penunjang jika diperlukan (seperti USG dan sebagainya) dokter akan menganalisis penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat bagi Anda sesuai dengan kondisi dasarnya. Berikut ini anjuran yang dapat Anda lakukan:
    • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
    • Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, berlemak, atau menimbulkan gas
    • Berolahraga secara rutin
    • Turunkan berat badan yang berlebihan
    • Hindari konsumsi kafein dan minuman bersoda
    • Stop merokok
    • Hindari mengurut atau memijat perut yang membesar
    • Meminimalisir stres
    Artikel dan diskusi berikut ini memuat informasi yang terkait: Mewaspadai menstruasi yang tidak normal Perut tiba-tiba membesar Demikian semoga bermanfaat. dr. Muliani Sukiman