Tanya Dokter

  • Apakah pemotongan tuba falopii memengaruhi siklus menstruasi?

  • malam dok..

    saya fio umur 31thn ,1bln yang lalu sy operasi tepat nya tgl 12-8-2015 pengangkatan  tuba kanan dan kiri...yang kiri krn hamil di luar kandungan dan yg kanan tersumbat krn mmng bawaan lahir

    tp setelah operasi tepat nya tgl 16-9-2015 sy menstruasi selama 4hr ,..

    yang mau saya tanyakan apakah sudah memiliki tuba kanan dan kiri masih bisa menstruasi dok.. ?

    terima kasih sebelum nya tlng di bls ya dok ...

    Hai Fio, Operasi pengangkatan tuba tidak berarti mengangkat indung telur / ovarium Anda, kecuali memang ada indikasi untuk sekaligus mengangkat ovarium. Berikut akan dibahas sekilas mengenai apa yang terjadi dalam menstruasi. Pada saat menstruasi, endometrium (yaitu lapisan dalam rahim) meluruh keluar karena tidak adanya hormon estrogen dan progesteron. Sesaat setelah menstruasi selesai, ovarium akan mulai memroduksi kembali hormon estrogen guna menebalkan kembali lapisan endometrium yang telah luruh tadi. Setelah 7 - 21 hari kemudian, ovarium akan melepaskan satu sel telur (dan meninggalkan kantong kosong, kantong ini akan penting nantinya) yang akan mengalir melalui selang bernama tuba falopii (selang inilah yang dipotong dari diri Anda). Kalau ada sperma bertemu disini, maka akan terjadi pembuahan dan kehamilan, yang nantinya bakal janin akan mengalir sampai rahim dan menempel di endometrium yang sudah tebal tadi. Bila tidak hamil, kantong kosong sisa pelepasan sel telur tadi berfungsi untuk memroduksi hormon progesteron selama 14 hari saja. Hormon inilah yang mempertahankan ketebalan endometrium tadi (yang telah dibangun oleh estrogen). Persis hari ke-14, produksi progesteron menjadi begitu sedikit, sehingga tidak ada lagi yang menopang endometrium dan terjadilah menstruasi. Dapat dilihat disini bahwa pemotongan tuba tidak memengaruhi siklus menstruasi Anda. Bahkan pasca pengangkatan rahim pun (bila masih menyisakan sedikit bagian endometrium di sekitar serviks) seorang perempuan masih bisa mengalami haid. Pengangkatan ovarium tanpa pengganti hormon lah yang akan mengganggu haid. Demikian penjelasan saya, mudah-mudahan cukup jelas dan bisa dipahami. dr. Radius Kusuma

    <span style="line-height: 1.5;">setelah tidak memiliki tuba kanan dan kiri,diagnosa dokter yg menangani operasi sy ,sy tidak akan  bisa hamil lagi,apakah itu benar dok ?</span> tolong di jawab ya dok ? terima kasih ...

    Hai, Setelah pengangkatan tuba kanan dan kiri (tuba hanya ada sepasang dalam tubuh kita), otomatis tidak ada lagi saluran bagi sel telur untuk memasuki rahim; dan juga sperma tak bisa lagi bertemu dengan sel telur di saluran itu. Bila hamil secara normal, jawabannya tidak. Namun masih bisa diusahakan hamil menggunakan bantuan medis, salah satunya In Vitro Fertilization (IVF). Secara sederhana, teknologi ini memanen sel telur dan sel sperma, yang kemudian dipertemukan keduanya di dalam laboratorium. Setelah pembuahan terjadi, bakal janin kemudian dimasukkan lagi ke dalam rahim sehingga diharapkan kehamilan berlangsung. Di Indonesia, beberapa rumah sakit besar telah menyediakan klinik kesuburan yang juga melayani IVF. Keberhasilan IVF ini bergantung pada faktor pria dan faktor wanita. Secara umum, faktor-faktor tersebut meliputi kesehatan umum dan usia kedua pasangan. Semakin tua usia pasangan, angka keberhasilan IVF juga semakin menurun. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bisa/tidaknya Anda menjalani IVF, Anda perlu berkonsultasi langsung pada Dokter Anda / Dokter di klinik kesuburan tersebut. Baca juga mengenai: sekilas mengenai bayi tabung Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    kl unk hubungan intim kira2 kapan bisa nya ya dok ? terima kasih..

    Hai, Biasanya setelah penyembuhan operasi, tak ada lagi nyeri atau infeksi dan tak ada lagi perdarahan pasca operasi (tergantung besarnya operasi, kisaran sekitar 4 minggu untuk operasi dalam) Anda sudah boleh kembali berhubungan intim. Untuk lebih pastinya, Anda sebaiknya berkonsultasi pada Dokter yang melakukan pembedahan. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    saya jg perokok dok... apakah setelah operasi saya msh blh merokok ? terima kasih

    Hai, Merokok dapat mengganggu kesuburan, menyebabkan penyempitan pembuluh darah, kanker paru, penyakit jantung dan darah tinggi; yang tentu kesemuanya dapat merugikan Anda. Merokok dalam hal pasca operasi akan mengganggu penyembuhan luka (oleh sebab kurangnya kadar oksigen dalam tubuh dan penyempitan pembuluh darah) dan karenanya kami sarankan Anda untuk membatasi / menghentikan rokok. Baca juga mengenai: Masa depan cerah dengan berhenti merokok Segudang bahaya merokok terhadap tubuh Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    oke terima kasih bnyk dok... sangat bermanfaat bngt.