Tanya Dokter

  • bahaya nyeri saat menstruasi

  • Assalamualaikum dok saya mw tanya siklus haid saya 35 hari apakah itu berbahaya dok.... dan jika waktu datang bulan terasa nyeri banget apa itu jg berbahaya???? Mohon jawabannya ya dokter

    Terimakasih

    Naisya Elissaa  Naisya Elissaa
    Anggota

    Siklus haid 35 hari kpan ya waktu masa subur saya dok???

    Hai Naisya, Menstruasi secara normal berlangsung selama 3-7 hari, di mana siklus menstruasi yang terjadi normalnya adalah 21-35 hari. Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi 35 hari seperti yang Anda alami masih berada dalam rentang normal. Bila siklus menstruasi Anda teratur 35 hari setiap bulannya, maka masa subur akan terjadi pada hari ke 19-23 dihitung dari hari pertama menstruasi. Sebagai contoh, bila menstruasi terjadi pada tanggal 1-6 November maka masa subur akan terjadi pada tanggal 20-24 November. Untuk mengetahui lebih detail mengenai cara menghitung masa subur Anda dapat membaca laman artikel berikut ini: Menghitung masa subur wanita setelah haid Nyeri haid sebenarnya merupakan kondisi normal yang dapat dialami oleh setiap wanita. Nyeri haid timbul akibat adanya kontraksi otot dinding rahim dalam mengeluarkan darah menstruasi. Selain itu pada saat menstruasi tubuh memproduksi hormon prostaglandin yang dapat memicu rasa sakit, sehingga semakin memperparah nyeri haid yang timbul. Sepanjang nyeri haid yang timbul tidak berlebihan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini masih merupakan hal yang normal dan disebut sebagai dismenore primer. Namun jika timbul nyeri haid yang tidak tertahankan (seperti yang Anda alami), hingga mengganggu aktivitas keseharian, bahkan timbul gejala tertentu (seperti muntah, pingsan) maka kondisi ini merupakan hal yang tidak normal dan disebut sebagai dismenore sekunder. Dismenore sekunder dapat diakibatkan oleh berbagai kemungkinan penyebab berikut ini:

    • Endometriosis (lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim)
    • Miom/fibroid rahim
    • Penggunaan KB spiral/IUD
    • Radang panggul
    • Stenosis leher rahim (pembukaan leher rahim sangat kecil)
    • Adenomiosis (lapisan dalam dinding rahim tumbuh pada otot dinding rahim)
    • dan sebagainya
    Berbahaya atau tidaknya kondisi yang Anda alami tentunya akan sangat tergantung pada penyebabnya. Untuk memastikannya sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Melalui pemeriksaan fisik dan tes penunjang jika diperlukan (seperti tes darah, USG dan sebagainya) dokter akan menelusuri penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat bagi Anda. Untuk mengurangi timbulnya nyeri haid berikut ini anjuran yang dapat Anda lakukan:
    • Jika nyeri terasa mengganggu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol
    • Mandi air hangat atau kompres hangat dapat membantu mengurangi nyeri haid
    • Berbaring dengan kaki diangkat
    • Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti sayur atau buah
    • Berolahraga teratur
    • Meminimalisir stres dan istirahat cukup
    Informasi berikut ini dapat berguna: Penyebab nyeri haid yang tidak tertahankan Demikian semoga bermanfaat. dr. Muliani Sukiman