Tanya Dokter

  • menstruasi terus selama 2-3 bulan

  •  krystal
    Anggota

    selamat malam dok, saya ingin menanyakan tentang gangguan pada siklus menstruasi saya. Saya berumur 19 tahun. Belum menikah dan belum pernah melakukan hub intim. Saya mengalami masalah ini dari berumur 16- 17 tahun. Saya mengalami menstruasi secara terus menerus selama 2-3 bulan. ada saatnya berhenti hanya 4-5 hari kemudian menstruasi kembali. Pada saat umur 17/18 setelah pertama kali mengalami menstruasi tersebut saya pernah tidak menstruasi hampir dalam wkt 9-10 bulan. Kemudian saya menstruasi kembali dan siklusnya secara terus menerus sampai sekarang. Saya pernah melakukan pemeriksaan dokter pada saat mengalami siklus mens terus menerus pertama kali ini dan USG tapi dokter mengatakan tidak ada masalah yg serius. saya diberi obat berhenti menstruasi, dan seharusnya kontrol tp saya lupa tdk kontrol kembali sampai sekarang. dan menurut saya penyebab saya tdk mens selama 9-10 bulan ada pengaruh dr obat tersebut. Pada saat menstruasi darah yg dikeluarkan tidak terlalu banyak, saya tidak lemas dan kekurangan darah. Tidak pula mengalami nyeri yg berlebihan. Hanya terkadang nyeri biasa seperti mens pada umumnya tetapi tidak terlalu sakit.

    Yang ingin saya tanyakan, apakah ini berbahaya dan harus segera ditangani? apakah penyebab dr siklus tidak normal menstruasi saya ? Apakah ada penyakit yg berbahaya? Dan apakah reproduksi saya normal dan saya msh subur ? Dan nanti ketika saya menikah apakah saya masih bisa hamil? Mohon bantuannya. Terimakasih

    Halo, Gangguan menstruasi yang Anda alami dapat disebabkan oleh :

    • Gangguan hormon
    • Aktivitas fisik/olahraga berlebihan
    • Stres berlebihan
    • Obesitas
    • Gangguan pada rahim
    • Gangguan kelenjar tiroid
    • Sindrom Ovarium Polikistik
    • dan lain-lain
    Untuk mengetahui kesuburan Anda dapat diketahui melalui tes kesuburan Namun untuk mengetahui penyebab haid Anda tidak teratur, berbahaya/tidak, efek jangka panjang, langkah penanganannya dan lain sebagainya perlu pemeriksaan lebih lanjut (baik melalui analisis lebih mendalam mengenai perjalanan penyakit, pemeriksaan fisik langsung dan tes medis seperti USG perut,dll) sehingga sebaiknya Anda mendiskusikannya dengan dokter yang memeriksa Anda serta kontrol kembali sesuai dengan anjuran dokter. Jika Anda merasa tidak puas, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter yang lain untuk mendapatkan opini kedua (second opinion). Berikut saya cantumkan kumpulan artikel dan diskusi dengan topik serupa yang sekiranya bermanfaat :   Salam, dr.Debby Phanggestu