Tanya Dokter

  • Solusi atasi pendarahan setelah hubungan intim

  •  Sahila
    Anggota
    Halo dokter. Saya mau bertanya... Tanggal 20 oktober saya menstruasi hari pertama. Dan berhenti pada tanggal 25.. Setelah itu pada tanggal 22 Saya berhubungan intim dengan suami saya.. Pada tanggal 22 dan 21 itu, suami saya mengeluarkan sperm didalam .. Pada tanggal 23 darah haid sudah tidak keluar.. Dan mengeluarkan sperm nya juga di dalam. Kita menunda kehamilan dok.. pada hubungan terakhir tanggal 26 saya langsung meminum pil emcon (anti hamil) Apa masih beresiko hamil dok? Dan skrg saya menstruasi lagii.. Setelah 1 minggu melakukan hubungan suami istrii... Darahnya berwarna merah segar.. dan, tidak menggumpal seperti darah haid.. bahkan darahnya lebih sedikit dari darah haid.. Dan jika hamil tidak ada tanda tanda seperti pinggul sakit, payudara tidak sensitive, dan tidak mengalami morning sickness.. Apa yang harus saya lakukan yaa dok.. Mohon jawabannya yaa dok..

    Hai Sahila. Secara umum, penggunaan kontrasepsi darurat dalam 72 jam setelah berhubungan merupakan masa yang tepat dimana efektivitas masih terjaga. Tak jarang, akibat penggunaan kontrasepsi darurat ini, akan menimbulkan mual dan bercak darah akibat efeknya pada hormon. 

    Kondisi adanya darah di luar siklus ini lebih umum disebabkan oleh ketidakseimbangan hormonal dimana dapat disebabkan oleh

    1. Menjelang menstruasi dan biasanya berupa bercak darah 

    2. Kehamilan muda akibat penanaman lebih dalam dari sel telur ke dinding rahim 

    3. Stress atau pola hidup yang kurang baik sehingga mengganggu keseimbangan hormon, kelelahan

    4.  Penggunaan kontrasepsi 

    5. Adanya masalah pada organ kandungan seperti radang panggul

    Untuk memastikan adanya kehamilan, anda perlu melakukan pemeriksaan kehamilan. Penggunaan test pack memang paling praktis sehingga banyak dipilih. Anda bisa memilih dengan mengukur air seni pertama setelah bangun tidur dimana pengukuran dilakukan setelah sekitar 12 hari setelah melakukan hubungan seksual. 

    JIka anda ingin menunda kehamilan, anda dapat menggunakan metode kontrasepsi karena penggunaan kontrasepsi darurat tidak dianjurkan terlalu sering. Konsultasikan dengan dokter kandungan anda untuk informasi dan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat dan terima kasih. Salam, dr Alyssa