Tanya Dokter

  • Mentruasi yang tidak teratur

  •  Nhovriyanti
    Anggota
    Assalamualaikum dok saya baru berumur 21 tahun beberap tahun ini saya sering telat datang bulan hingga 40 sampai 50 hari masah mestruasi hanya 3 hari hari pertama lancar hari kedua dan ketiga makin sediki, trus di bagian dinding Vagina saya sering timbul benjolan2 kecil kadang hilang lalu muncul kembali semakin lama benjolan itu semakin membesar tapi tidak bernanah hanya benjolan yang keras tapi jika di tindis tersa sakit saat berjalanpun tidak nyaman. Itu tanda-tanda penyakit apa dokter dan bagai mana cara menyembuhkannya selain dengan medis pengobatan secara herbal ? Mohon solusinya

    Hai Nhovriyanti,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Pada kondisi yang normal, seorang wanita akan mengalami menstruasi setiap 21 hingga 35 hari sekali. Menstruasi yang sering datang terlambat masih bisa merupakan hal yang wajar misalnya jika Anda sedang mengalami tekanan psikologis (stres, cemas) atau mengalami kelelahan akibat aktifitas fisik dan olahraga yang berlebihan. Namun, jika keterlambatan menstruasi tersebut sangat sering berulang, maka Anda perlu mewaspadai beberapa kemungkinan lain yang menyebabkannya, misalnya:

    • Obesitas, kegemukan
    • Gangguan pola makan, seperti anoreksia, bulimia
    • Efek samping kontrasepsi (jika Anda menggunakan kontrasepsi)
    • Kista ovarium (terbentuknya kantung berisi cairan di ovarium akibat gangguan pematangan sel telur)
    • Kelainan kelanjar tiroid (hipo atau hiperitiroidisme)
    • Tumor kelenjar hipofisis, dan sebagainya

    Bintil-bintil yang muncul di vagina Anda kemungkinan tidak berkaitan langsung dengan siklus menstruasi Anda yang kerap terlambat. Bintil-bintil ini lebih mungkin disebabkan oleh:

    • Infeksi (termasuk infeksi menular seksual), misalnya karena kutil kelamin, folikulitis, Candidiasis, sifilis, Herpes genital, molluscum contagiosum
    • Iritasi, misalnya karena penggunaan sabun pewangi, pelumas seksual, pembalut, atau bahan pakaian tertentu
    • Bartholinitis (radang kelenjar Bartholin, yang berfungsi memproduksi pelumas vagina)
    • Tumor, bisa jinak atau ganas, dan sebagainya

    Mengingat sangat beragamnya kemungkinan diagnosis dari keluhan yang Anda sampaikan, kami sarankan Anda memeriksakannya langsung ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan pengamatan secara langsung. Jika perlu, dokter akan melakukan pemeriksaan USG atau biopsi dengan sampel yang diambil dari bintil di kelamin Anda. Bergantung dari penyebabnya, pengobatan selanjutnya bisa dilakukan dengan pemberian obat-obatan, laser, atau mungkin juga operasi. Kami tidak merekomendasikan Anda menggunakan terapi herbal apapun sebelum jelas diagnosis dari keluhan Anda.

    Sebagai langkah awal, Anda bisa jalani tips berikut:

    • Lakukan pola hidup yang sehat, yakni dengan istirahat teratur, rajin berolahraga, makan makanan bergizi, dan hindari stres dengan baik
    • Jaga selalu kebersihan organ intim, yakni dengan membilasnya menggunakan air bersih setiap habis buang air
    • Hindari perilaku seks yang menyimpang (berhubungan seks di luar nikah, bergonta ganti pasangan, berhubungan seks dengan PSK)
    • Hindari memencet, mencungkil, atau mengoleskan apapun ke bintil di kelamin tanpa saran dokter
    • Ganti pakaian dalam setidaknya 2x sehari
    • Hindari pakaian dalam yang berbahan linen dan yang terlalu ketat

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah