Tanya Dokter

  • Menu MPASI yang sehat dan cara memasak yang benar

  •  cindy rahelia
    Anggota
    Dok, saya mau tanya menu-menu mpasi yg sehat dan cara memasak yang benar itu seperti apa, untuk bayi 6+ bulan, saya sudah searching tp saya ragu, trimkasih dok

    Halo Cindy, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Makanan Pendamping ASI atau MPASI adalah makana yang diberikan selain pemberian ASI. Menurit WHO atau badan kesehatan dunia menyarankan pemberian MPASI pada usia 6 bulan karena di usia ini secara organ dan tubuh anak sudah siap untuk diberikan makanan padat. Pada awal pemberian MPASI maka tidak sedikit masalajh yang timbul karen amemang anak perlu melakukan berbagai adaptasi dan mengenal makanan padat. Selan itu, pemberiaannya pun tidak dilakukan seperti waktu makan orang dewasa yaitu 3 kali sehari melainkan dimulai dengan 2 kali sehari dan tetap diselingi dengan pemberian ASI. Adapun beberapa hal untuk persiapan menu MPASI pada bayi Anda sebagai berikut: 

    1. Makanan sederhana. Makanan yang dimaksud adalah dengan satu bahan tertentu saja tanpa pemberian garam ataupun gula. Pemberian makanan sederhana ini berlangsung 1 bulan dan satu bahan dapat diberikan 3-4 hari untuk mengenali adanya reaksi alergi terhadap satu bahan tertentu pada anak
    2. Bubur sereal. 
    3. Bubur daging, sayur atau buah. Tidak hanya makanan besar pada orang dewasa yang dihaluskan. Namun perlunya mengenalkan sayur dan buah kepada bayi. Tidak hanya itu, selain makronutrien seperti karbohidrat , protein dan lemak. Tentu bayi sangat membutuhkan mikronuterien seperti vitamin dan mineral. 
    4. Makanan yang dicincang. Mendekati usia 1 tahun anak sudah dapat mendapat makanan cincang, tekstur yang lebih kasar dari makanan halus, adapatasi terhadapa gigi geligi sera pencernaannya penting dengan jenis makanan ini. Selan itu di usia 1 tahun pun anak sudah dapat mendapat porsi lebih banyak dan waktu makan 3 kali sehari. 

    Berikut artikel yang terkait

    Urutan memperkenalkan MPASI

     

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

     

    Salam, dr. Tiwi