Tanya Dokter

  • Terapi untuk penderita skizofrenia

  •  fadhlyw
    Anggota
    Sore Alodokter. Saya fadhly 21 tahun. Sudah setahun ini saya merasa aneh dengan diri saya dok. Saya tidak bersemangat, kelelahan dan rasa rasa ingin bunuh diri. Saya sudah berobat di RSUD secara rutin selama setahun ini. Saya sudah mengkonsumsi obat obatan secara rutin. Tapi keadaan saya tetap sama dok. mata saya kabur parah dan saya sangat sulit untuk berkonsentrasi. dokter sudah memvonis saya terkena penyakit schizofrenia. Dan jika tidak ada perkembangan saya akan di ECT selama 3 kali, saya sangat takut dengan yg namanya ECT karena saya melihat di artikel-artikel internet banyak efek samping nya. Bantu saya untuk menyelesaikan masalah saya. Terimakasih dok.

    Halo fadhlyw.......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Sekedar informasi untuk anda, ECT atau kepanjangannya adalah Electroconvulsive Therapy, merupakan suatu tindakan terapi dengan menggunakan aliran listrik untuk membangkitkan kejang pada penderita. Aliran tajuk listrik ini dapat mempengaruhi struktur kimia di otak. Terapi ini terutama bermanfaat untuk terapi gangguan psikologis yang berat dan tidak menunjukkan perbaikan dengan terapi obat - obatan.

    Umumnya terapi ECT diberikan bersama dengan terapi obat obatan, dan dapat menentukan perbaikan setelah beberapa kali terapi. Terapi dihentikan apabila sudah didapatkan efek perbaikan yang diharapkan atau tidak menujukkan perbaikan setelah terapi sampai dengan kurang lebih 12 sekali. 

    Solusi yang terbaik adalah dengan menemui kembali dokter yang telah menangani Anda, dan mendiskusikan masalah ini, agar dokter dapat mengetahui keinginan Anda, dan akhirnya dapat melakukan perencanaan terapi yang lain yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa dokter pastilah sudah mengetahui efek samping maupun manfaat terapi ECT apabila dilakukan kepada Anda, sehingga sebenarnya Anda tidak perlu khawatir berlebih akan hal ini.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    ECT

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. Jati