Tanya Dokter

  • Pengobatab mioma dan kemungkinan hamil setelah operasi mioma

  •  Pearl
    Anggota
    Selamat siang, dok.. Saya wanita berusia 35thn,belum menikah dan berencana menikah 3 bln lg. Saya divonis dokter ada 2 mioma uteri masing2 berukuran 5 cm dan dokter lgsg bilang operasi. Yang saya mau tanyakan apakah memang hrs dioperasi dok? Apakah ada efek samping di rahim saya seandainya hrs operasi dimna saya sgt ingin langsung hamil setelah menikah nanti mengingat umur saya udh 35. Saya tidak memiliki gejala pendarahan bnyk atau nyeri panggul hanya saja spt ada tekana dibawah perut dok, apakah itu berbahaya ya dok? Mohon solusinya ya dok. Terimakasih sebelumnya

    Halo,

    Miom merupakna salah satu jenis tumor jinak yang sering dijumpai pada wanita usia subur. Tumor ini berasal dari otot polos rahim, dapat berjumlah lebih dari 1. Miom sendiri seringkali tidak menimbulkan gejala, namun gejala yang dapat muncul pada miom antara lain:

    • masa menstruasi menyakitkan atau berlebih.
    • rasa sakit atau nyeri pada bagian perut atau punggung bawah.
    • rasa tidak nyaman, bahkan sakit, saat berhubungan seksual.
    • sering buang air kecil.
    • mengalami konstipasi.
    • keguguran, mengalami kemandulan atau bermasalah pada masa kehamilan (sangat jarang terjadi)

    Untuk miom yang tidak menimbulkan gejala dan berukuran kecil, dokter bisa tidak memberikan pengobatan khusus karena pada beberapa kasus miom dan menghilang dengan sendirinya, namun apabila menimbulkan gejala, maka perlu diberikan obat-obatan atau melalui prosedur operasi, terutama bila hasil dilakukan tindakan operasi tidak memiliki dampak efektif, misalnya masih bisa mendapatkan kehamilan.

    Tindakan operasi sendiri umumnhya disarankan apabila gejala yang  muncul akibat miom cukup parah, pengobatan yang telah dilakukan tidak berhasil dan untuk mencegah timbulnya komplikasi yang tidak diinginkan. Metode atau prosedur operasi untuk pengangkatan mioma ini berbeda-beda tentunya tergantung dari hasil pemeriksaan oleh dokter dan kondisi masing-masing pasien. Keputusan untuk melakukan operasi dan prosedur apa yang akan dijalankan memerlukan suatu kesepakatan bersama antara dokter dan pasien. Oleh karena itu baiknya lakukan pemeriksaan ulang dengan dokter yang merawat Anda.

    Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk mengatasi keluhan Anda.

    dr Taneya Putri Zahra