Tanya Dokter

  • Keguguran dan vakum aspirasi

  •  anonymous
    Anggota

    Pagi dok, seminggu yll saya mengalami keguguran (usia kandungan saya kurang lebih 8 minggu) dn bidan menyarankan saya untuk ditangani media melalui vacum aspirasi, kemudian pasca vacum sy mengalami pendarahan spt menstruasi namun tidak banyak dn hanya berlangsung d hari yg sama dn keesokan harinya sudah tidak ada pendarahan hanya flek sedikit,apakah hal ini wajar? ataukah karena efek dari obat yang diberikan ke saya? karena dihari yang sama sy d berikan obat berupa antibiotik dn nyeri.

    Dan Apakah dengan metode vacum aspirasi menjamin bahwa kandungan pasca keguguran bisa sepenuhnya bersih? mengingat saya masih sering merasakan begah diperut dan perut sedikit keras.

    Mohon informasi dan saran dari dokter. Terimakasih

    Hai Alana, Vakum aspirasi, merupakan metode pengeluaran isi uterus melalui aspirasi, baik manual dengan syringe ataupun dengan mesin suction (vakum). Metode ini dapat menggantikan metode kuretase tajam, yang dapat menimbulkan lebih banyak komplikasi. Vakum aspirasi dapat dilakukan pada abortus atau keguguran pada usia kehamilan 5-12 minggu. Setelah prosedur vakum aspirasi, berikut adalah hal-hal yang dapat terjadi:

    • Perdarahan/ bercak pada 2 minggu pertama
    • Rasa kram seperti nyeri haid, selama beberapa jam hingga beberapa hari pertama. Hal ini terjadi karena uterus kemballi mengecil ke ukuran sebelum hamil.
    • Reaksi emosional selama 2 hingga 3 minggu, hal ini terjadi akibat perubahan hormonal.
    Berikut ini komplikasi yang dapat muncul setelah menjalani prosedur vakum aspirasi:
    • Perdarahan berat, yaitu terdapat gumpalan darah ukuran besar, mengganti pembalut lebih dari 2 dalam 1 jam, dan brelangsung hingga 2 jam, serta perdarahan berat selama 12 jam.
    • Tanda-tanda infeksi, seperti sakit kepala, nyeri otot, pusing, atau perasaan tidak enak.
    • Nyeri perut, yang tidak berkurang dengan obat-obatan nyeri, istirahat, atau kompres hangat
    • Demam lebih dari 38 derajat celcius, yang berlangsung lebih dari 4 jam
    • Muntah selama lebih dari 4-6 jam
    • Pembengkakan perut yang muncul tiba-tiba, atau berdebar
    • Keluar cairan dari vagina yang berbau, atau lebih banyak dari biasanya
    • Nyeri, bengkak, atau kemerahan pada daerah genital
    Berikut juga tanda yang mungkin muncul setelah prosedur vakum aspirasi, dan perlu menghubungi dokter apabila:
    • Perdarahan lebih dari 2 minggu
    • Terdapat gejala baru yang dirasakan, bisa jadi merupakan efek dari obat-obatan tertentu
    • Tidak menstruasi dalam waktu 6 minggu setelah prosedur dilakukan
    • Gejala dan tanda depresi
    Kadangkala, prosedur aspirasi ini tidak berhasil membersihkan isi uterus secara maksimal, akan tetapi kasus seperti ini amat jarang terjadi. Pada umumnya, kegagalan ini terjadi pada minggu-minggu awal kehamilan. Apabila Anda mengalami perdarahan yang sedikit, hal itu menandakan komplikasi yang Anda alami minimal. Nyeri perut dan begah, bisa jadi berhubungan dengan uterus, akan tetapi tidak dapat menyingkirkan kemungkinan disebabkan oleh penyebab yang lain, misalnya gangguan lambung. Hal ini hanya dapat ditentukan setelah melalui pemeriksaan fisik. Untuk mengetahui penyebab keluhan tersebut, serta mendapatkan penanganan yang tepat, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke bidan atau ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Dokter akan melakukan pemeriksaan, kemudian menentukan penanganan yang tepat. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha