Tanya Dokter

  • Apakah ini gejala penyakit kandidiasis?

  •  MZenuri
    Anggota

    Selamat sore dokter, mohon konsul. Ditemui seseorang dengan gejala peradangan pada kelenjar tiroid sebelah kanan, kemudian disertai demam ringan kurang lebih sudah 2 hari. Setelah 2 hari, baru diketahui terdapat lesi putih kecil-kecil berjajar diarea tonsil sebelah kanan, disertai nyeri telan. apakah ini kandidiasis? kemudian cara pengobatan dengan antifungi jenis apa, dan perlukah diberi antibiotik? terima kasih.

    Halo, Timbulnya lesi putih pada tonsil, kemungkinan dapat disebabkan oleh karena cairan peradangan dari tonsil itu sendiri, atau dapat pula disebabkan oleh infeksi jamur candida. Pada tonsilitis atau radang amandel, terjadi pembesaran tonsil, tampak merah dan dapat disertai dengan bercak-bercak putih yang merupakan cairan peradangan yang terakumulasi pada tonsil. Gejala radang amandel Kandidiasis, merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida, yang dapat menyerang kulit dan selaput lendir, termasuk mulut. Kandidiasis biasanya berbentuk lesi berwarna putih, biasanya muncul pada lidah atau dinding mulut, namun dapat menyebar ke atap mulut, gusi, tonsil, dan tenggorokan. Kandidiasis pada mulut (candidiasis oral) diobati dengan menggunakan antifungi berbentuk obat kumur, misalnya nystatin drop. Apa obat jamur kandidiasis di mulut Jika lesi putih tersebut hanya terdapat pada tonsil, tidak tampak pada lidah, dinding mulut dan gusi, kemungkinan besar lesi tersebut adalah cairan peradangan akibat radang tonsil. Kandidiasis juga biasanya muncul pada orang dengan sistem imunitas yang terganggu, atau akibat penggunaan obat steroid. Mungkin saja terjadi peradangan secara bersamaan pada kelenjar tiroid dan juga tonsil. Apabila keluhan tersebut disebabkan oleh tonsilitis, umumnya dokter akan memberikan obat untuk mengurangi gejala, seperti anti radang, penurun demam, dan antibiotik untuk menangani kuman streptokokus, penyebab paling sering dari tonsilitis. Pengobatan radang amandel Untuk memastikan penyebab keluhan, sebaiknya penderita memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menambahkan pemeriksaan penunjang jika perlu, kemudian menentukan penanganan yang paling tepat sesuai dengan hasil pemeriksaan. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha