Tanya Dokter

  • ms V gatal selama mens

  •  wita
    Anggota

    Asalam dok, Saya gadis 20th belum menikah, Selama mens bulan ini saya merasakan gatal yang menusuk di area msV saya dok, setelah selesai mens-pun masih sering trasa gatal. Seringnya saat BAK,..dan sekarang malah mengalami keputihan dan berwarna lebih keruh dari biasanya(lebih kekuningan). Jika msV dalam keadaan kering rasa gatalnya tidak ada dok, tapi jika kena air, basah dan lembab rasa gatalnya menusuk dok. Kira-kira apa yang saya alami ini ya dok? Untuk pengobatan awal,apa yang harus saya lakukan dok? Saya belum mnjalani tes medis. Baiknya saya ke dokter spesialis apa ya dok? Untuk perhatiannya terimakasih Wasalam

    Hai, Rasa gatal pada vagina disertai adanya lendir berwarna kekuningab mungkin karena adanya infeksi pada organ kewanitaan Anda. http://www.alodokter.com/tanda-tanda-ketidaknormalan-cairan-vagina Penyebab infeksi bisa dikarenakan : 1. Jamur = candidiasis Lendir putih seperti susu, tebal dan gatal. 2. Vaginosis bakterial 3. Trikomoniasis Lendir kehijauan disertai bau amis. 4. Gonore Lendir putih kekuningan , bau dan nyeri saat pipis. 5. Dll. Untuk menegakkan diagnosa infeksi yang menyebabkan keluhan Anda maka sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan langsung dengan dokter kulit kelamin. Dokter akan melakukan tes fisik dan tes lain seperti tes darah, tes urin jika perlu. http://www.alodokter.com/keputihan Selain itu untuk mengurangi keluhan, Anda bisa melakukan beberapa langkah pencegahan dibawah ini : 1. Bersihkan vagina Anda dengan air suam kuku dari arah depan ke belakang. 2. Hindari penggunaan panty liner setiap hari. 3. Hindari penggunaan cairan pembersih kewanitaan secara berlebihan. 4. Usahakan menjaga vagina tetap kering dengan melap organ wanita dengan tissue kering khusus. 5. Ganti celana dalam jika basah 6. Gunakan celana yang terbuat dari katun dan tidak terlalu ketat. 7. Jangan menggaruk jika terasa gatal. 8. Minum obat antihistamin jika gatal sangat mengganggu. 9. Dll. http://www.alodokter.com/memahami-kesehatan-dan-kebersihan-organ-intim-anda Semoga membantu. Dr. Yusi

    Hai, Keluarnya cairan dari vagina / keputihan merupakan keluhan yang sangat sering dialami oleh wanita. Keputihan yang dialami oleh wanita dapat bersifat normal maupun tidak normal. Keputihan yang normal umumnya tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak menimbulkan gatal maupun nyeri. Jika keputihan yang Anda alami berbau, berwarna dan menimbulkan rasa gatal atau nyeri pada kemaluan, maka kemungkinan besar keputihan yang Anda alami tidak normal. Beberapa penyebab keputihan yang tidak normal diantaranya :

    1. infeksi jamur - keputihan berwarna putih susu kental, tidak berbau, menyebabkan rasa gatal yang parah dan perih di daerah kewanitaan
    2. infeksi bakterial vaginosis - cairan putih abu-abu, amis, tidak gatal
    3. infeksi trichomoniasis - cairan kuning kehijauan, banyak, berbau amis, perih saat buang air kecil
    4. infeksi herpes genital - keputihan disertai lepuhan-lepuhan pada sekitar daerah genital
    5. kanker serviks / rahim
    6. dan lainnya
    Untuk menentukan secara pasti apa yang menyebabkan keputihan Anda maka diperlukan adanya pemeriksaan secara langsung oleh dokter, disertai pemeriksaan penunjang medis seperti pemeriksaan lab dari sampel cairan keputihan. Untuk keluhan ini Anda sebaiknya menemui dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn / SpOG). Berikut merupakan beberapa hal yang Anda dapat lakukan di rumah untuk membantu mengatasi keputihan :
    1. Bersihkan daerah kewanitan dengan air hangat tanpa produk apapun
    2. Jangan terlalu sering menggunakan produk perawatan daerah kewanitaan
    3. Bersihkan daerah kewanitaan dengan menyapu dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya
    4. Jaga agar jangan sampai daerah kewanitaan menjadi lembap  dengan cara; tidak sering memakai pantyliner, menggunakan celana dalam berbahan katun, ganti celana dalam setiap kali basah
    Untuk membaca lebih lanjut Anda dapat membuka halaman berikut : keputihan     Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.

    wita  wita
    Anggota

    Terimakasih dok,infonya sangat membantu. Jika berobatnya didokter kandungan bisakah dok? Soalnya saya takut jika memang ada masalah serius terutama dirahim saya dok. Terimakasih.

    Hai, Spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn / SpOG) seperti yang saya sarankan di atas memang berarti dokter kebidanan dan kandungan. Sebaiknya memang memeriksakan kondisi Anda ke spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan secara menyeluruh. Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.