Tanya Dokter

  • Mudah lemah dan sering pingsan

  •  Rahayu II
    Anggota

    Selamat siang dok, saya mau tanya. Saya punya penyakit hipertensi dok padahal usia saya baru 17 tahun, di tambah ahir2 ini saya sering pingsan apalagi kalau saya lagi stress banyak pikiran, saya takut dok kira2 penyakit saya sbenarnyh apa. Terima kasih.

    Halo, Hipertensi atau tekanan darah tinggi, adalah suatu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang usia paruh baya hingga lanjut usia. Penyakit ini umumnya terjadi akibat pembuluh darah yang kehilangan elastisitasnya, sehingga kurang dapat menyesuaikan dengan kerja jantung, sehingga menimbulkan tekanan darah tinggi. Berapa tekanan darah normal orang dewasa? Hipertensi, dapat dibagi menjadi hipertensi sekunder dan hipertensi primer. Hipertensi sekunder pada anak dan remaja, disebabkan oleh penyakit lain, misalnya penyakit ginjal yang dapat mempengaruhi metabolisme air, sehingga mempengaruhi tekanan darah. Hipertensi primer pada anak dan remaja, penyebabnya tidak diketahui, dan mempunyai beberapa faktor risiko, antara lain obesitas dan riwayat keluarga dengan hipertensi. Tekanan darah, dipengaruhi oleh denyut jantung dan cardiac output. Jika denyut jantung meningkat, maka tekanan darah kemungkinan besar juga dapat meningkat. Selain dikarenakan suatu kondisi medis, tekanan darah yang meningkat juga dapat disebabkan oleh denyut jantung yang berdebar cepat. Kondisi ini dapat disebabkan oleh suatu situasi psikologis. Pingsan atau sinkop, dapat disebabkan oleh karena:

    • Gangguan sistem sirkulasi, misalnya karena dehidrasi, perdarahan, tekanan darah rendah, gangguan irama jantung
    • Kondisi metabolik seperti hipotiroidisme, hipoksemia
    • Gangguan sistem saraf pusat, seperti sindrom hiperventilasi, hidrosefalus, sakit kepala migrain, dan serangan panik
    • Kondisi psikologis
    Untuk mengetahui penyebab keluhan Anda, ada baiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, dan menambahkan pemeriksaan penunjang jika perlu, seperti pemeriksaan laboratorium. Dari hasil pemeriksaan tersebut, barulah dokter dapat menentukan, apakah kondisi tersebut merupakan kondisi medis, ataukah merupakan kondisi psikologis. Setelah itu, barulah dokter dapat menentukan penanganan yang tepat. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha