Tanya Dokter

  • Muncul Darah Saat Berhubungan Seksual

  • Sy berumur 24 thn. Pacar sy berumur 22. Pacar saya seharusnya haid tanggal 20 Oktober, namun haid nya telat sampai sekarang. Mungkin krn pengaruh hormon, krn pacar sy akhir2 ini sibuk dan terus begadang. Sebelumnya saya dan pacar saya tdk melakukan hubungan seksual selama berbulan-bulan. Krn sy dinas ke luar kota. Sebelum berhubungan seksual, sdh kami cek bahwa dia memang negatif. Jd telat haid nya bukan krn hamil. Lalu baru saja kami melakukan hubungan seksual pada tanggal 2 November. Pada saat berhubungan seksual, terdapat bercak2 darah seperti menstruasi. Pacar sy jg tdk tahu dia sedang haid krn darahnya pun msh sedikit. Setelah mengetahui bercak darah itu kami tetap melakukan hubungan seksual. Setelahnya, bercak2 darah tadi pun hilang. Pertanyaan saya, apakah darah tersebut memang darah haid atau bagaimana? Pacar sy tdk mengaku perih atau sakit jd sy yakin vagina nya tidak lecet. Lalu apakah hubungan seksual mengganggu kelancaran haid? Karena sampai hari ini (4/11) tidak ada darah apapun lagi dr vagina nya. Terima kasih. Mohon dijawab.

    Halo,

    Pendarahan pada vagina saat atau usai berhubungan seksual bisa terjadi karena beberapa hal, seperti:

    • Sedang menstruasi
    • Gesekan selama berhubungan seksual
    • Kurangnya cairan lubrikasi
    • Radang serviks
    • Luka genital akibat infeksi menular seksual, seperti herpes atau sifilis
    • Baru pertama kali berhubungan seksual
    • Cedera pada lapisan rahim
    • Radang serviks
    • Vagnitis
    • Ektropion serviks - biasa dialami wanita muda yang menggunakan kontrasepsi, terutama pil KB
    • Kanker serviks
    • Untuk mengetahui diagnosis pasti, dianjurkan agar melakukan pemeriksaan ke dokter secara langsung. Dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik langsung, wawancara medis terpadu, pemeriksaan riwayat kesehatan, dan tes medis penunjang (seperti tes darah, papsmear, USG, dll) jika diperlukan.

      Hal ini juga sekaligus bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui penyebab dari telatnya menstruasi yang dialami. Sebab, selain karena faktor kelelahan, stres, cemas, menstruasi yang terlambat datang juga dapat menjadi indikasi dari munculnya penyakit tertentu seperti: masalah tiroid, sindrom ovarim polikistik, gangguan pada rahim, gangguan keseimbangan hormon, dll.

      Tetap jaga kesehatan dan kebersihan organ intim serta melakukan pola hidup sehhat seperti olahraga rutin, istirahat cukup, hindari merokok, konsumsi makanan bergizi, dan cukupi asupan cairan untuk menjaga kesehatan tubuh.

      Semoga membantu,

      dr. Theresia