Tanya Dokter

  • Demam, batuk, perut kembung pada anak 8 bulan

  •  Rosa Justicha
    Anggota
    Siang dok. Saya punya anak laki2 baru berumur tepat 8 bulan hariini. Setau saya dia dari bayi umur mingguan udah kena batuk2 dan sering batuk pilek dok. Sampai skrg. Sempat stop tapi muncul2 lagi batuknya. Dia kalo muntah selalu dari mulut dan hidung dan ga hanya sekali bahkan bisa 2-3x muntah Dlm 1 hari. Udah seminggu ini dia sakit karena baru tumbuh gigi pertama. Apa ini dampak dari tumbuh gigi? Demam batuk perut kembung dan muntah2 serta ga selera makan. Udah 1 minggu sya cuma kasih sufor dan asi. Saya stop dulu mpasi nya dok karna dia nolak dikasih makan dan kalo dipaksa dia muntah lagi. Saya ga tega kalo liat dia muntah dari hidung pasti kesakitan. Kalo subuh2 juga dia sering bangun tiba2 dan nangis kesakitan. Saya ga ngerti dok dia sakit apa. Saya mau kerumah sakit tapi berhubung saya tinggal di perdesaan dan susah kendaraan mana lagi mertua saya suka menyepelehkan semua masalah jadi saya susah meyakinkan mreka kalo mau kerumah sakit periksa anak dok mreka paling cuma suruh ke pustu dan disini pustu nya ga banget dok paling dia kasih obat2 yg ada di apotik biasa ga ada solusi nya juga. . Makanya saya nanya lewat sini kalau ada solusinya. Terimakasih dok.
    Rosa Justicha  Rosa Justicha
    Anggota
    Oh iya dok ada yang lupa tinja anak saya juga sejak pakai sufor merk morinaga tinja nya berwarna hijau lumpur dan ( sangat ) bau sekali dok . Apa ada hubungan nya??.. Terimakasih sblmnya dok..

    Halo Rosa, terima kasih atas pertanyaannya. Muntah pada bayi bisa merupakan suatu tanda serius namun bisa juga merupakan gangguan yang ringan. Seorang bayi belum memiliki refleks menelan yang baik sehingga pada saat bayi batuk akan merangsang terjadinya refluks atau muntah. Namun muntah pada bayi bisa juga disebabkan oleh adanya gangguan seperti :

    • infeksi saluran cerna
    • keracunan makanan
    • infeksi saluran pernapasan
    • infeksi usus buntu

    Muntah yang sudah berlangsung selama seminggu sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Ditambah lagi dengan adanya demam yang menetap patut dicurigai adanya infeksi atau gangguan yang serius. Efek dari tumbuhnya gigi jarang menyebabkan adanya demam menetap dan gangguan saluran pencernaan (muntah). kotoran yang berwarna hijau dan bau bisa disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang terjadi pada saluran cerna bisa juga disebabkan oleh adanya alergi susu. Sebaiknya hentikan pemberian susu formula terlebih dulu dan ganti dengan susu tertentu yang tidak menyebabkan alergi pada anak Anda.

    Demam yang menetap selama seminggu disertai adanya gangguan saluran cerna sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaanyang diperlukan untuk menentukan penyebab dari masalah yang dialami anak Anda. Diare dan muntah yang menetap rentan menyebabkan terjadinya dehidrasi dan bisa mengancam jiwa anak Anda. Kenali dengan baik tanda-tanda dehidrasi berikut :

    • bayi lemas
    • bayi tidak mau minum
    • ubun-ubun kepala cekung
    • tangan dan kaki terasa dingin
    • air mata kering

    Diare secara langsung tidak membahayakan, namun efek dari diare atau muntah yang berbahaya disebabkan oleh dehidrasi yang terjadi. Pastikan untuk selalu memberikan cairan yang cukup untuk anak Anda, apabila diare terjadi dengan berat Anda dapat memberikan larutan gula garam atau oralit. Namun diare yang berat perlu mendapatkan cairan dengan jumlah banyak dan cepat, dan bisa diberikan melalui infus. Jagalah anak Anda dari bahaya dehidrasi

    Semoga bermanfaat,

    dr. Anissa