Tanya Dokter

  • Nyamuk masuk kedalam telinga

  •  Pho Mimie
    Anggota
    Dok nyamuk nya mati di dalam telinga. Dak bisa keluar lagi Karena udah terlalu dalam Tidak kelihatan lagi nyamuk nya Kalau di biar kan ada masalah tidak diketahui Makasih

    Halo, 

    Adanya benda asing di dalam telinga harus dikeluarkan. Beberapa langkah awal yang bisa dilakukan sendiri adalah 

    • Jangan mencoba mengeluarkan dengan mengorek menggunakan benda seperti cotton bud, korek api atau semacamnya. Selain beresiko menyebabkan iritasi, objek tersebut malah akan terdorong makin dalam dan makin sulit dikeluarkan.
    • Bila ada bagian dari serangga tsb yang tampak, coba keluarkan perlahan dengan pinset yang ujungnya kecil.
    • Miringkan kepala Anda kearah yang telinga bermasalah, gunakan gravitasi untuk mencoba mengeluarkannya.
    • Irigasi telinga. Irigasi telinga dapat dilakukan oleh dokter atau pun dilakukan sendiri di rumah dengan alat dan cairan khusus yang bisa didapatkan di apotek.  Namun tentu saja irigasi telinga akan lebih aman jika dilakukan oleh dokter agar dapat dipastikan bahwa gendang telinga Anda utuh dan normal. Sebelum melakukan prosedur irigasi telinga, biasanya dokter akan memeriksa keadaan telinga terlebih dulu dengan menggunakan alat yang disebut otoskop, guna memastikan irigasi telinga aman untuk dilakukan. Penyemprotan air steril atau air garam  yang hangat ke dalam telinga dilakukan dengan menggunakan alat seperti jarum suntik atau semprotan. Jika Anda melakukan terapi telinga ini di rumah, bisa dengan menggunakan pipet untuk memasukkan air steril atau obat tetes khusus telinga. Metode irigasi telinga ini akan lebih efektif jika Anda meneteskan tetes telinga 15 hingga 30 menit sebelumnya. Tetes telinga bisa menggunakan minyak zaitun atau baby oil ke dalam telinga Anda.

    Jika berbagai metode diatas telah dicoba dan Anda tidak dapat mengambilnya, segeralah ke dokter agar daapat dillakukan evakuasi benda asing dalam telinga. Peralatan untuk mengevakuasi benda-benda asing di telinga dimiliki lengkap oleh seorang dokter spesialis THT. 

    Sekian, semoga bermanfaat

    Dr. Siti Rahmayanti