Tanya Dokter

  • Dada kerap terasa dingin, namun tidak merasakan mual

  •  ferinaldi
    Anggota

    selamat pagi dok. saya mau tanya, kenapa ya beberapa hari ini dada saya dingin seperti habis makan permen Minz. tapi sekali-kali tidak terus-terusan. saya tidak merasakan mual dok. apa paru-paru basah atau angin duduk? apa yang mesti saya lakukan. terima kasih dok.

    Hai Ferinaldi Kondisi demikian mungkin akibat dari naiknya asam lambung, sehingga adanya perasaan nyeri pada dada, dan kadang terasa panas. Gejala penyakit asam lambung dapat juga tapi tidak selalu disertai dengan:

    • Mual, muntah
    • Nyeri uluhati
    • Kembung
    Hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi naiknya asam lambung antara lain:
    • Jangan langsung berbaring paling tidak 4 jam setelah makan
    • Perbaiki pola makan, jangan sering terlambat makan
    • Jangan makan terlalu kenyang
    • Kurangi makan makanan berlemak, santan,dll
    • Kurangi konsumsi teh, kopi
    • Tidak merokok dan minum alkohol
    • Kurangi berat badan
    • Tidak sering mengkonsumsi obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung seperti anti nyeri, dll.
    Angin duduk merupakan kondisi dimana nyeri dada yang timbul akibat sumbatan pembuluh darah jantung, dan dapat mengancam nyawa. Dapat hilang timbul terutama saat aktivitas,cuaca dingin,dll. Gejala nyeri dada angin duduk antara lain:
    • Nyeri dada seperti ditekan, dada terasa panas, dan dapat menjalar ke lengan kiri atau rahang.
    • Mual, muntah
    • Keringat dingin
    • Lemas
    • Sesak napas.
    Memang kadang gejala nyeri dada akibat dari jantung dan lambung hampir menyerupai, maka sebaiknya jika memang sering kambuh dan semakin berat, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Dan bila perlu dilakukan pemeriksaan seperti rontgen thorax, rekam jantung (EKG),dll. Mengenai Penyakit asam lambung, penyebab nyeri dada, dan mengenai angin duduk dapat Anda baca semua di alodokter.com di link bawah ini: Penyakit Asam lambung Mewaspadai nyeri dada Apa itu angin duduk? Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william