Tanya Dokter

  • Nyeri dada dan sesak

  •  Aliah Hatta
    Anggota

    Dok, sya mau tanya hampir 1 pekan ini, saya mngeluhkan sakit pada dada.. ada kkhatiran sendiri dok takut pnyakit ini pnyakit akut, krn tdk kunjung mmbaik sampai hampir satu pekan ini... cara pengobatannya gmn y dok??

    keluhannya... dada serasa sakit dan sesak saat bernafas, sakit jika daerah dada tertekan, nyeri d tulang punggung hingga seluruh badan, suka lemas dan pusing... jantung berdebar...

    Hai, Nyeri dada pada umumnya menunjukkan adanya masalah di dalam rongga dada, seperti masalah paru dan jantung, namun tak jarang juga masalahnya justru berada di perut. Gejala penyertanya (seperti sesak, lemas, pusing, berdebar) juga pada umumnya serupa baik pada penyebab di dalam dada maupun penyebab di dalam perut, sehingga kadang membingungkan bagi pasien. Berikut daftar kemungkinan yang biasanya dapat dirasakan sebagai nyeri dada:

    • Gastritis / sakit maag
    • Ulkus lambung / usus dua belas jari, yaitu sejenis sariawan pada lapisan dalam lambung / usus
    • Refluks kerongkongan-lambung, yaitu isi lambung kembali ke kerongkongan dan bahkan mulut, karena kelemahan pada klep lambung
    • Infeksi TBC paru
    • Paru - paru basah / pneumonia
    • Serangan jantung
    • Serangan panik
    • dan sebagainya
    Kami menganjurkan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Anda agar Anda dapat memperoleh pemeriksaan lebih lanjut. Adapun pemeriksaan yang mungkin Anda jalani adalah: pemeriksaan fisik, pemeriksaan foto Roentgen dada dan pemeriksaan rekam jantung bila dirasa perlu. Tergantung penyebabnya, penanganan masing-masing kasus perlu disesuaikan kasus per kasus. Untuk sementara waktu, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut:
    • Makanlah secara teratur dan dalam porsi yang cukup
    • Kurangi makanan asam, pedas, berminyak, kopi dan alkohol
    • Kurangi paparan asap rokok
    • Memperhatikan orang sekitar apakah ada juga yang memiliki keluhan serupa. Informasi ini akan berguna bagi Dokter yang akan memeriksa Anda nantinya.
    • Kelola stress dengan bijak, beristirahatlah secara cukup, hindari bergadang
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma