Tanya Dokter

  • Nyeri perut saat haid disertai badan lemas dan kaku

  • Assalamualaikum dok... Saya wanita berumur 22 tahun.saya masih single.saya merasakan nyeri haid hampir setiap bulan.bukan setiap bulan sih dok,kadang 2 bulan atau 3 bln sekali periode mensku menyebabkan nyeri perut,kram,badan lemes,merasa selalu ingin BAB padhal stelah kblakang cmn mengeluarkan darah haid, bhkan saya sampai keringat dingin pokoknya mengganggu akyifitas saya dok.saya kalau sudah ke belakang pasti penginnya lama lama di kamar mandi untuk mengeluarkan darah ini hingga saya kesemutan dan susah jalan.saya mersakan nyeri haid sprti ini sejak menstruasi bulan ke-2 pada umur 14thn. Kira kira apakah menstruasi yang saya alami ini normal?karena teman teman saya juga merasa nyeri hannya saja tidak sampai seperti saya ini dok.

    Hai Sulastrichokyu,

    Nyeri haid sebenarnya merupakan kondisi yang secara normal dapat dialami oleh setiap wanita, terutama pada 1-2 hari pertama menstruasi. Nyeri haid timbul akibat adanya kontraksi otot dinding rahim untuk mengeluarkan darah menstruasi. Selain itu pada saat menstruasi tubuh memproduksi hormon prostaglandin yang dapat memicu rasa sakit, sehingga dapat semakin memperparah nyeri haid yang timbul. Selama nyeri haid yang timbul tidak berlebihan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, maka kondisi ini masih tergolong yang normal dan disebut sebagai dismenore primer.

    Namun jika timbul nyeri haid yang tidak tertahankan hingga mengganggu aktivitas keseharian (seperti halnya yang Anda alami), atau menimbulkan gejala tertentu seperti muntah bahkan pingsan, maka hal ini merupakan kondisi yang tidak normal dan disebut sebagai dismenore sekunder.

    Adapun dismenore sekunder dapat diakibatkan oleh berbagai kemungkinan penyebab seperti:

    • Endometriosis (lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim)
    • Miom/pertumbuhan fibroid
    • Penggunaan IUD/KB spiral
    • Radang panggul
    • Adenomiosis (lapisan dalam dinding rahim tumbuh pada otot dinding rahim)
    • Stenosis leher rahim (pembukaan leher rahim sangat kecil)


    Untuk memastikan penyebab kondisi yang Anda alami sebaiknya Anda menemui dokter spesialis kandungan agar dapat diperiksa lebih lanjut. Tes penunjang seperti USG atau tes darah mungkin dapat dianjurkan oleh dokter jika diperlukan untuk menelusuri penyebabnya lebih jauh, sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan bagi Anda sesuai dengan kondisi dasarnya.

    Sementara ini berikut anjuran yang dapat Anda lakukan:

    • Bila nyeri terasa mengganggu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol
    • Mandi air hangat dan kompres air hangat dapat membantu meredakan nyeri haid
    • Berbaring dengan kaki diangkat dapat mengurangi nyeri yang timbul
    • Perbanyak konsumsi sayur dan buah
    • Hindari konsumsi rokok dan alkohol
    • Berolahraga secara rutin dapat membantu mengurangi nyeri haid


    Artikel berikut ini memuat informasi yang terkait:

    Penyebab nyeri haid yang tidak tertahankan

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr. Muliani Sukiman